Beranda RAGAM DAERAH Yusron : Paguyuban Armada Angkutan Bantu Percepat Pembangunan Bandara Kulonprogo

Yusron : Paguyuban Armada Angkutan Bantu Percepat Pembangunan Bandara Kulonprogo

1133
0
BERBAGI

Kulonprogo, (FHI) – Percepatan pembangunan Bandara Internasional Kulonprogo Yogyakarta, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerbang Bintang Selatan memprakarsai pembentukan paguyuban armada angkutan di wilayah Kulonprogo. Hal ini diyakini dapat membantu semua pihak dalam pelaksanaan pembangunan.

Bendahara LSM Gerbang Bintang Selatan, Yusron Martofa, S. H, Mengatakan pihaknya sejauh ini telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Kepolisian terkait rekayasa lalu lintas kendaraan yang akan mensupport pembangunan percepatan Bandara.

Demikian itu disampaikan Yusron dalam forum pembentukan paguyuban armada angkutan yang dihadiri langsung oleh para pemilik usaha jasa angkutan yang ada di wilayah Kulonprogo. Acara yang berlangsung tadi malam di sebuah rumah makan dikawasan Terminal Bus Wates mendapat antusiasme dari para pelaku usaha jasa angkutan yang ada di Kulonprogo.

Dalam kesempatan tersebut Yusron juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah terbentuk paguyuban tambang (tambang urug-red) di wilayah Kulonprogo. Keberadaannya mendapat apresiasi dari penyelenggara pemerintah Kabupaten maupun pemerintah Provinsi. Dengan adanya paguyuban tambang ini  menandakan bahwa kesiapan dan keseriusan dari pengusaha tambang yang ada di Kulonprogo untuk bersatu dan bersama-sama dalam usaha percepatan pembangunan bandara ini.

Seperti yang telah diberitakan www.faktahukum.co.id,  sebelumnya Gerbang Bintang Selatan konsisten untuk mensukseskan percepatan pembangunan bandara dengan memaksimalkan potensi lokal yang ada di Kabupaten Kulonprogo baik dalam sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA), karenanya paguyuban armada angkut adalah penting untuk segera dibentuk.

Setelah adanya paguyuban armada angkut diharapkan dalam pelaksaannya kedepan tidak ada persaingan antara pemilik armada karena nanti secara otomatis akan mengacu kepada AD/ART Paguyuban, sehingga para pengusaha dapat saling bersinergi dan tentunya operasional angkutan akan semakin lancar.

Setelah adanya kesepahaman, acara tersebut dilanjutkan ke tahap pemilihan nama paguyuban, setelah mengajukan beberapa nama dari peserta yang hadir akhirnya disepakati Trans Binangun sebagai nama paguyuban.

Kemudian beranjak kepada kepemilihan pengurus paguyuban Trans Binangun, sepakat memilih Andy Bagus Panuntun sebagai ketua umum dan Nanang Kulur sebagai Ketua I sementara untuk Sektretasis ditunjuk Kunto Dwi Atmoro serta Indarto sebagai Bendahara.

“Dengan telah terbentuknya paguyuban ini diharapkan segera menyusun AD/ART, sehingga dalam waktu dekat sudah ada program kerja nyata demi mendukung percepatan Pembangunan bandara Internasional Kulonprogo,”  Pungkas Yusron. (dod)