Beranda RAGAM DAERAH Yasrebinamor Pandeglang Tak Kenal Lelah Lakukan Pembinaan Anak Jalanan

Yasrebinamor Pandeglang Tak Kenal Lelah Lakukan Pembinaan Anak Jalanan

95
0
BERBAGI

Pandeglang-Banten, (faktahukum.co.id) – Yayasan Relawan Pembinaan Moral (Yasrebinamor) yang dipimpin oleh Abas Ranta, sekaligus pendiri pergerakan Relawan Pencegahan Maksiat atau yang biasa disebut RPM, tidak pernah bosen dan lelah melakukan pembinaan terhadap anak-anak jalanan.

Abas Ranta mengatakan, Yasrebinamor selalu melakukan pembinaan mental dan moral kepada anak-anak jalanan, khususnya para anak remaja wanita, yang kedapatan oleh RPM saat melakukan ronda malam yang rutin dilakukan setiap malam Minggu di wilayah Kab. Pandeglang.

“RPM selalu aktif membantu Pemerintah Daerah Pandeglang, di bidang pencegahan Penyakit Masyarakat (Pekat), terutama mencegah terjadinya pergaulan bebas dan tindakan kenakalan yang akan mengarah ke tindak kejahatan,” kata Abas. Minggu (13/6/2021).

Pada kegiatan ronda malam Minggu (12/6/2021), RPM menemukan remaja wanita inisial S (18), masih berkeliaran di malam hari di luar jam kewajaran, sesuai Standart  Operasional Prosedur (SOP), langsung dibawa ke Pos Polisi Pamong Praja (Pol PP) karena Pos Pol PP sepi tidak ada yang piket, temuan tersebut langsung dibawa ke kantor RPM.

D salah satu yang sedang diberikan pembinaan oleh                  Yasrebinamor.                                                                                   

“Temuan RPM langsung dibawa ke kantor RPM untuk dilakukan pendataan dan  menghubungi orang tuanya untuk agar menjemput,” ujar Abas.

Masih kata Abas, ketika dilakukan interogerasi ringan, ternyata orang tua nya berada di Jakarta, S tinggal bersama saudaranya semenjak kecil, karena orang tuanya berada di luar daerah tidak bisa menjemput, seperti biasa tim RPM mengantarkan ke rumah saudaranya.

“Setelah tim RPM sampai di rumah saudaranya D, saudaranya pun berterimakasih karena telah membantu mengamankan D dari hal-hal yang tidak baik, kemudian keluarga D memasrahkan  kepada RPM untuk dilakukan pembinaan,” papar Abas.

Lanjut Abas, seperti biasa untuk pembinaan mental terhadap temuan-temuan RPM di lapangan, dilakukan oleh Yasrebinamor.

“Bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Yasrebinamor, seperti memberikan pelajaran agama, mengaji, belajar sholat, dan mendidik mental nya agar tidak melakukan perbuatan yang tidak berguna dan mengarah ke pergaulan bebas atau melanggar hukum negara dan agama,” ucapnya.

Hasil binaan dari pada RPM sudah berjumlah ratusan, kalau untuk temuan RPM sendiri di lapangan mencapai ribuan.

“Permasalahan kenakalan remaja, dan pergaulan yang tidak baik dan bisa memicu perbuatan tindak pidana perlu pencegahan dari dini dan jangan menganggap sepele permasalahan yang terjadi kepada remaja kita, karena mereka adalah generasi penerus bangsa ini yang harus dijaga dan dirawat dengan baik,” imbauannya.

Perlu diketahui, kebanyakan temuan RPM di lapangan adalah anak-anak yang menjadi korban orang tuanya yang berpisah dan menelantarkan nya.

“Sayangi anak-anak kita, jaga baik hubungan rumah tangga jangan samapi karena pertengkaran di dalam rumah tangga yang nanti nya anak menjadi korban,” pungkasnya.

Penulis: Putra.         Editor: M. J.