Beranda RAGAM DAERAH Warung di Jalan AMD Lintas Timur Dijadikan Tempat Pesta Miras

Warung di Jalan AMD Lintas Timur Dijadikan Tempat Pesta Miras

524
0
BERBAGI

Pandeglang-Banten, (faktahukum.co.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp) bersama Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) kembali menggerebek sebuah warung yang dijadikan tempat pesta Minuman Keras (Miras) dan kumpul-kumpul pasangan Pria dan Wanita yang bukan muhrimnya, Minggu (28/2/21) dini hari.

Saat melakukan kegiatan ronda malam minggu yang rutin dilakukan oleh Satpol Pp dan RPM, mendapatkan informasi adanya sebuah warung yang dijadikan tempat pesta Miras.

Ketua RPM Kab. Pandeglang, H. Ahmad Musofa yang biasa disapa H. Uus ketika mendapatkan informasi tersebut bersama dengan Satpol Pp langsung menuju ke lokasi.

Sesampainya di lokasi Satpol Pp yang dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) ketertiban umum dan RPM, mendapati adanya beberapa  pasangan Pria dan Wanita sedang asyik pesta Miras.

Kaget melihat kedatangan Satpol Pp dan RPM  tiga orang Pria yang berada di lokasi berhamburan dan berhasil melarikan diri sementara dua wanita yang berada di lokasi hanya diam di tempat.

“Kedua wanita tersebut pun langsung dibawa ke Pos Pol Pp di Alun-alun untuk dilakukan pendataan dan interograsi serta pembinaan, menurut pengakuanya kedua Wanita tersebut berasal dari Kec. Warung Gunung, Rangkas Bitung,” kata H. Uus.

Dia menjelaskan, warung tempat pesta Miras yang berlokasi di Jl. AMD Lintas Timur Pandeglang, Kel. Kadu Merak, Kec. Karang Tanjung, ini sudah yang kedua kali didapati dijadikan tempat pesta Miras.

“Beberapa bulan yang lalu kita juga pernah mendapati pasangan Pria dan Wanita dengan puluhan botol Miras di warung ini, dan kita sudah memperingati penghuni warung, bahkan kita sudah berkordinasi pada RW beserta Instansi terkait dari kecamatan, Polsek dan Koramil,” ujarnya.

Kita meminta warung tersebut untuk selalu dipantau karena sudah jelas meresahkan masyarakat dengan aktifitas tersebut dan sudah pasti perbuatan tersebut melanggar aturan Perda dan kearifan lokal.

“Jelas ini harus ditindak tegas, karena untuk yang kedua kalinya kedapatan melakukan kegiatan pesta Miras, warung ini juga tidak memiliki ijin dan berada di bahu jalan, serta tidak ada pemilik yang jelasnya, karena dihuni bukan oleh pemiliknya yang membangun,” terang H. Uus.

Sementara, Kabid Tribum, yang ikut dalam kegiatan ronda malam minggu bersama RPM, mengatakan, akan melakukan tindakan tegas dan akan menindaklanjuti untuk segera melakukan pembongkaran warung yang kerap dijadikan tempat pesta Miras oleh pasangan yang bukan suami istri atau muhrimnya.

“Kita akan kordinasi dengan RT/RW setempat dan pihak Polisi dan TNI untuk melakukan pembongkaran warung yang disalahgunakan peruntukan nya, ditambah lagi warung ini berada di bahu jalan serta tidak memiliki ijin,” tegasnya.

Penulis: Putra.      Editor: Ade’M.