Beranda RAGAM DAERAH TPSS Cidahu Minim Manfaat, Camat: Butuh Pihak Ketiga

TPSS Cidahu Minim Manfaat, Camat: Butuh Pihak Ketiga

207
0
BERBAGI

SUKABUMI – Bangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang berlokasi di Desa Babakan Pari Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi tak dapat di manfaatkan oleh Masyarakat mengakibatkan penumpukan sampah yang berada diruas Jalan Bangbayang-Tangkil. Jumat,(5/8/22).

Aif selaku Sekdes Babakan Pari menyampaikan penampungan sampah terlantar karena terkendala warga yang enggan membayar iuran, terlebih pelaku pembuang sampah datang dari luar wilayah.

“Beberapa titik tempat penampungan sampah terlantar, kendalanya masyarakat hanya mau buang sampah saja, tapi tidak mau bayar iuran, apalagi yang buang sampah kesini ada juga dari luar Desa, seperti dari Desa Girijaya dan Desa Tangkil,” ucap Sekdes.

Dia menambahkan untuk melakukan pengangkutan sampah yang menumpuk terkadang Kades sendiri mengeluarkan biaya untuk membayar sewa truk pengangkut sampah.

“Betul, terkadang sampai tiga juta Kades harus merogoh uang dari kantong pribadi untuk menyewa truk mengangkut sampah yang sudah menumpuk,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cidahu menyikapi terkait hal tersebut mengungkapkan dalam pengangkutan sampah di wilayah kerjanya masih terkendala dengan armada pengangkut.

“Untuk saat ini angkutan yang digunakan dari Dinas Kebersihan Cicurug, tentunya akan terfokus diwilayah protokol seperti Kecamatan Cicurug dan Parungkuda,” kata Camat.

Ia pun mengungkapkan penggunaan anggaran dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sangat tidak memungkinkan, ia justru mengharapkan adanya peran atau partisipasi pihak ketiga seperti adanya CSR Aqua.

“Jika kita mengandalkan anggaran DLH itu tidak mungkin, oleh sebab itu saya libatkan partisipasi dari pihak ketiga seperti CSR Aqua untuk menanggulangi kebersihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut camat mengatakan akan melibatkan pihak Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk tata cara pengolahan dan mengelola sampah agar kedepan berbagai jenis sampah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan dapat menghasilkan uang.

“Pengelolaan sampah sangat penting, agar bermanfaat untuk masyarakat, kami pun akan melibatkan IPB. Dan masih banyak PR harus saya benahi di Cidahu, mudah-mudahan dengan konsep yang saya lakukan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: Ichsan Pribadi