Home HUKRIM Tim Reskrim Barut Bekuk Residivis Curanmor

Tim Reskrim Barut Bekuk Residivis Curanmor

152
0
SHARE

Muara Teweh.Kalteng (faktahukum.co.id)
Pengembangan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan APL (34) dan dua pelaku lainnya MI (20) dan OBS (24) yang dibekuk Kamis malam (11/4), Satreskrim Polres Barito Utara (Barut) kemudian menangkap DS alias DM (25) residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Teluk Mayang, Kelurahan Melayu, Jum’at (12/4/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

“Tersangka DM, warga Jalan Meranti Gang Perintis II, Kelurahan Lanjas, adalah residivis perkara curanmor dengan korban Pilmayani, yang peristiwanya diketahui pada hari Rabu tanggal 3 April 2019 sekitar jam 06.00 WIB, di Komplek Perumahan Borobudur, Jalan Permata Biru V, dengan kerugian Rp 20 juta rupiah,” ujar Kapolres Barut, AKBP Dostan Matheus Siregar SIK melalui Kasat Reskrim AKP Samsul Bahri, Sabtu (13/4).

Menurut Kasat Reskrim. berdasarkan hasil penggeledahan di rumah pelaku pencurian dengan kekerasan (Jambret) atas nama APL, ditemukan barang-barang berupa dompet merk Mont Blanc warna coklat, Kartu Mahasiswa dan Kartu ATM atas nama Saukani serta tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB ) KH 4845 EO,” jelas Kasat.

“Barang-barang tersebut merupakan barang yang hilang di TKP Komplek Perumahan Borobudur, Jalan Permata Biru V, berdasarkan keterangan tersangka APL bahwa barang-barang itu bisa berada dirumahnya karena dibawa oleh tersangka DS,” ungkap Samsul Bahri.

Kemudian Unit Buser Sat Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka DM pada hari Jumat tanggal 12 April 2019 di Jalan Teluk Mayang, pada saat ditangkap, tersangka DM sedang berada di dekat sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa TNKB yang diparkir.

Tersangka DM mengakui bahwa sepeda motor tersebut adalah miliknya yang dibeli dari tersangka APL dan tersangka MI yang juga tersangka jambret yang telah ditangkap sebelumnya. Tersangka DS mengakui bahwa telah mencuri sepeda motor merk Honda Vario di Komplek Perumahan Borobudur bersama dengan tersangka SN (masih pencarian).

“Kemudian sepeda motor tersebut telah dijual kepada orang yang bernama Dedi (masih belum ditemukan) seharga Rp 20 juta rupiah. Berdasarkan keterangan tersangka MI, ia mencuri sepeda motor merk Honda Beat warna hitam tersebut pada hari Senin tanggal 8 April 2019 pukul 23.00 WIB, di Jalan Ahmad Yani Gang BKKBN, bersama dengan tersangka OBS (korban belum membuat Laporan Polisi). Sepeda motor Honda Beat warna hitam tersebut kemudian dijual kepada tersangka DM seharga Rp 2,5 juta,” paparnya.

Adapun pasal yang diterapkan kepada tersangka adalah pasal 363 KUH Pidana, dengan barang bukti yang di temukan di rumah tersangka APL berupa Dompet merk Mont Blanc warna coklat, Kartu Mahasiswa atas nama Saukani, Kartu ATM Bank Mandiri atas nama Saukani dan TNKB KH 4845 EO.

“Yang disita dari tersangka DS alias DM adalah satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam tanpa TNKB (hasil curian tersangka MI dan tersangka OBS,” pungkas Kasat Reskrim.(@lie/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here