Beranda HUKRIM Terseret Kasus OTT Dana Kelurahan, Empat Mantan Lurah Resmi Ditahan

Terseret Kasus OTT Dana Kelurahan, Empat Mantan Lurah Resmi Ditahan

178
0
BERBAGI

Pagar Alam, (faktahukum.co.id) – Akhirnya 4 (empat) mantan Lurah yang terseret perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) dana Kelurahan tahun 2019 lalu divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Keputusan Majelis Hakim yang menggelar sidang Virtual, Selasa (9/2/2021) sekira pukul 10.00 WIB tersebut menjatuhkan hukuman lebih ringan kepada 4 (empat) Terdakwa, dari tuntutan JPU yakni 1 tahun tiga bulan penjara.

Seperti yang disampaikan Kajari Pagar Alam M. Zuhri, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Lutfi Fresly, SH., MH., Rabu (10/2/21) bahwa, pihaknya membenarkan jika sidang putusan sudah digelar tadi siang (Selasa siang) secara Virtual. Para Terdakwanya, HR, HM, DA dan MA.

“Mereka divonis Majelis Hakim dengan putusan hukuman selama 1 tahun ditambah dengan denda Rp 50 juta Subsider 3 bulan. Selain itu, Barang Bukti (BB) tetap terlampir dalam berkas perkara, dengan biaya perkara Rp 5 ribu,” kata Lutfi.

Sambung Lutfi menyebutkan sebelumnya, pada sidang tuntutan sebelumnya para Terdakwa keberatan atas tuntutan JPU, dan mengajukan pembelaan, yang mana, lanjut Lutfi, oleh JPU dituntut dengan ancaman hukuman pidana kurungan 1 tahun dan 3 bulan penjara ditambah dengan denda Rp 50 juta Subsider 3 bulan kurungan.

Sebagaimana dengan dakwaan pertama Pasal 12 huruf a atau kedua Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU RI No. 31 Tahun 1999 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara, pada sidang tersebut selaku JPU Dicky Dwi Putra, S.H., dengan Majelis Hakim Abu Hanifah, S.H., selaku Ketua didampingi anggota Suryadi, S.Sos., S.H., M.H., Junaida, S.H., mendengarkan keputusan Majelis, kata Lutfi, para Terdakwa menyatakan pikir-pikir dengan tenggang waktu tujuh hari atas keputusan Majelis.

“Ya, mereka menyatakan pikir-pikir atas putusan Majelis,” ujar Lutfi yang sebelumnya mengaku keberatan atas Keputusan Majelis itu adalah hak mereka,” pungkas Lutfi.

Penulis: Alian. Editor: Ade’ M.