Beranda HUKRIM Temuan Lagi, RSIA Cicik Kota Padang Diduga Buang Limbah B3 Di Tempat...

Temuan Lagi, RSIA Cicik Kota Padang Diduga Buang Limbah B3 Di Tempat Sampah Umum

1874
0
BERBAGI
Temuan Limbah B3 di tempat pembuangan sampah umum di Marapalam yang diduga kuat milik RSIA Cicik Kota Padang

Padang, (faktahukum.co.id) – Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) dari rumah sakit adalah merupakan limbah yang harus dikelola dengan baik. Hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mana dalam Pasal 59 ayat 3 dijelaskan dalam hal setiap orang tidak mampu melakukan sendiri pengelolaan limbah B3, pengelolaannya diserahkan kepada pihak lain.

Pada aturan yang mengatur khusus terhadap limbah B3 ini tentulah selain untuk meciptakan ramah lingkungan, juga untuk menghindari terkenanya dampak berbahaya bagi masyarakat terhadap limbah dimaksud.

Limbah B3 di area tempat sampah umum Marapalam

Tapi, sepertinya tidak bagi salah satu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) ini yang berada di Kota Padang, Sumatera Barat. Pasalnya, berdasarkan temuan wartawan faktahukum.co.id beberapa waktu lalu, limbah B3 rumah sakit ini ditemukan di tempat pembuangan sampah umum di Jembatan Marapalam, Kecamatan Padang Timur.

Limbah tersebut seperti salah satunya botol bekas obat dan bekas suntikan beserta jarum suntiknya yang diduga dari rumah sakit RSIA Cicik. Jika diperhatikan, tempat pembuangan sampah itu adalah tempat terdekat dari RSIA Cicik yang diketahui hanya berjarak sekitar setengah kilometer.

Seperti pengakuan Zul beberapa waktu lalu kepada wartawan faktahukum.co.id, salah seorang pemulung (30) yang kesehariannya mengumpulkan barang bekas, ia mengungkapkan sering mengalami pusing saat mencium aroma zat kimia yang diketahui dari limbah yang katanya dibuang oleh petugas rumah sakit itu. Namun, ia tidak bisa berbuat apa-apa karena ia menjalani itu semua demi menghidupi keluarganya.

Salah seorang petugas lapangan Rumah Sakit Cicik, Hen mengaku bahwa pihak rumah sakit tidak pernah membuang limbah B3 disembarang tempat. Karena katanya pihak rumah sakit sudah ada kerjasam dengan pihak ketiga untuk menangani limbah B3 itu.

Sayangnya, ketika wartawan faktahukum.co.id mencoba menemui direktur Rumah Sakit itu, selalu tidak bisa.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon mengungkapkan, limbah B3 RSIA Cicik juga pernah menjadi temuan pada bulan Agustus 2017 lalu dan sudah ditindak lanjuti. “Kalau hal tersebut terulang kembali, kita akan tutup,” pungkasnya. (tim)