Beranda POLITIK Target 100 Hari Tarpilih, Calon Walikota Tunggal Makassar Makin Menyentuh

Target 100 Hari Tarpilih, Calon Walikota Tunggal Makassar Makin Menyentuh

948
0
BERBAGI

Sulawesi Selatan (faktahukum.co.id) – Pemilihan Walikota Makassar yang diselenggaran pada 27 Juni mendatang makin mendekati harinya. Persaingan pasangan tunggal melawan kotak kosong ternyata terpantau banyak dimanfaatkan yang sebelumnya diisi oleh Danny Pomanto – Indira Mulyasari (Diami).

Hingga kini, sosialisasi tim pemenangan Munafri Arifuddin – Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) semakin menunjukkan hasil, terbukti beberapa hasil pantauan wartawan dilapangan untuk sementara waktu. Bahkan diketahui pasangan Danny Pomanto, yakni Indira Mulyasari diketahui bakal balik mendukung pergerakan Appi-Cicu lantaran telah dipastikannya akan mencalonkan diri sebagai Calon legislatif di Partai NasDem untuk DPRD Sulsel.

Menurut sumber, hal tersebut telah disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPW) Sulawesi Selatan, Rusdi Masse pada 8 Juni lalu saat di hotel Clarion pada saat membuka rapat pleno bacaleg partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Pendukung lainnya, Forum RTRW dan Penasihat Kota Makassar (Forsema) yang berjumlah hampir 10 ribu orang yang menunggu mimpi dari programnya, siap memenangkan Appi-Cicu dari wadah perasaan senasib dan sama dalam citacita merupakan faktor utama yang mendorong dan mempersatukan lebih dari 1.000 RTRW dan Penasihat untuk melahirkan Forsema.

Pendiri awal komunitas terbanyak di Kota Makassar, ‘anak lorong Makassar’, yang kini menggunakan logo Anca Community diketahui berperan aktif dalam sosialisasi Appi-Cicu. Hamsah Ahmad, Msa. Ak yang pernah mendeklarasikan komunitasnya beberapa waktu lalu, mengaku akan melakukan upaya yang terbaik untuk memenangkan pasangan calon tunggal ini.

Sejumlah program kerja yang telah dipersiapkan oleh Appi-Cicu dalam 100 hari kerja saat terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Makassar, yakni program :
1. Makassar Kita Hebat.
– Stimulus 50 juta untuk ORT tanpa syarat.
– Makassar Aman, Tertib dan Santun.
– Rasionalisasi PBB
– Penciptaan 10.000 lapangan kerja baru.
– Pusat perdagangan industri distribusi dan  MICE
– Kemudahan investasi bagi investor.
– Gerakan ekonomi pulau “Waralaba dan industri pulau”

2. Makassar Kita Nyaman
– Penanggulangan dan Pengendalian Banjir.
– Penanganan dan Pengendalian Kemacetan Lalu Lintas MMTC (Makassar Manajemen Traffic Center).
– Pengembangan RTH dan RPTRA (Ruang publik terbuka ramah anak).
– Pengembangan kawasan baru.
– perkotaan Optimalisasi dan penataan pasar tradisional..
– Pemberian akses PKL

3. Makassar Kita Cerdas.
– Penambahan kelas dan sekolah negeri baru.
– Pembangunan gedung baru.
– Pembangunan sekolah terpadu.
– Peningkatan kualitas pendidikan formal dan non formal.
– Sekolah hebat dan juara olimpiade.
– Peningkatan kesra guru dan tenaga pendidikan.
– Beasiswa prasejahtera dan anak pulau.

4. Aparat Kita Hebat
– Clean and Goof Governance.
– Pelaksanaan sistem meritoktasi.
– Tunjangan perbaikan penghasilan TPP bagi ASN PNS dan Honorer.
– Pengembangan kualitas pelayanan dan etika publik.
– penerapan digital Governance.
– Insentif RT tanpa syarat.

5. Pemuda Kita Hebat
– Pertukaran pemuda berprestasi.
– Pembangunan gelanggang remaja dan Sport Center.
– Penciptaan dan pembinaan 100 wirausaha muda.
– Penguatan keorganisasian dan Politik pemuda.
– Pendirian pusat pembinaan prestasi olahraga dan seni.
– Olimpiade pemuda dan seni.
– Time Sport.

6. Rumah Kita Layak dan Sehat
– Pembanguna rusunawa dan rusunawi.
– Peremajaan dan rehabilitasi kampung kumuh.
– Bedah rumah untuk warga prasejahtera.
– Gerhana bersih lingkungan.
– Bebas iuran sampah bagi warga miskin.
– Bebas sambungam baru untuk PDAM.
– Adipura mini ORT/ORW

7. Makassar Kita Sehat
– Pembangunan Rumah Sakit Tanpa Kelas.
– Peningkatan status puskesmas dan rumah sakit.
– Penyediaan dokter siaga.
– Satgas tanggap kesehatan.
– Insentif tenaga medis.
– Penyediaan apotik pulau.
– Puskesmas antar pulau.

8. Perempuan dan Anak Kita Hebat.
– Pengarus utamaan peran perempuan dalam pemerintahan dan politik.
– Rumah kreatif perempuan.
– pengembangan kemandirian organisasi dan keterampilan perempuan.
– Menjaga kelangsungan hidup anak.
– Mendorong peran aktif masyarakat dalam perlindungan anak

9. Disabilitas Kita Prioritaskan
– Memerangi diskriminasi disabilitas.
– Mengorganisasikan pelayanan disabilatas di semua sektor.
– Pelibatan disabilitas dalam pengambilan keputusan sebagai agen perubahan.
– Beasiswa untuk anak disabilitas.
– Kesempatan kerja khusus disabilitas.
– Penguatan kelembagaan disabilitas.
– Penyediaan sarana ramah disabilitas

10. Kebudayaan Kita Hebat
– Penyedian tim CABUD (sistem informasi cagar budaya).
– Wisata jelajah kampung budaya
– Spirt tourism, eco tourism, etno tourism.
– Festival budaya dan pasar seni.
– Wisata pulau berbasis kearifan lokal.
– Pelestarian situas bersejarah dan cagar budaya.
– Penguatan kelembagaan adat.

(Albar)