Home PENDIDIKAN SRA Adalah Upaya Menuju Kabupaten Agam Layak Anak

SRA Adalah Upaya Menuju Kabupaten Agam Layak Anak

345
0
SHARE

Agam, Sumbar, (faktahukum.co.id) – Saat menghadiri pembukaan pelatihan sekolah ramah anak bagi pendidik pada Rabu, (4/4/2018) di aula Kantor Bupati Agam, tenaga kependidikan staff khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Albaed Pikri menyebutkan, di zaman yang kaya teknologi atau dengan bahasa kekiniannya ‘zaman now’ saat ini sepatutnya masyarakat berbangga. Tapi dibalik kebanggaan itu terdapat tantangan berat yang harus diatasi.

Menurutnya, tayangan teknologi yang sedemikian canggih sangat berpengaruh negatif terhadap generasi bangsa saat ini. Seperti penyalahgunaan narkoba, LGBT, pedofilia, pergaulan bebas dan pelecehan seksual. Hal ini terus bertubi-tubi menyerang generasi muda.Melalui tenaga pendidik, untuk menyadarinya,” ujarnya lagi.

Di katakannya kita bentengi anak dari berbagai pengaruh negatif. Meskipun tantangan tidak semua terhindari, setidaknya kita sudah berupaya mengurangi dampaknya kepada anak-anak kita,” ujar Albaed Pikri yang merupakan putra asli Agam itu.

Pada kesempatan itu Bupati Agam melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Rahman, S.IP, saat membuka pelatihan mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak seakan tidak ada habisnya sebagai sorotan media, karena kasus ini merupakan fenomena sosial yang sangat memprihatinkan tehadap generasi di masa datang.

Dikatakanya, anak adalah potensi yang sangat penting sebagai generasi penerus bangsa, penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional, sehingga perlu dilindungi dan dipenuhi haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak anak.

Ditambahkannya lagi, dengan demikian, melalui pelatihan Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Agam menjadi momen penting bagi pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka mengukuhkan komitmen bersama untuk menciptakan SDM berkualitas.

Nazrida, Sekretaris Dalduk KB P2PA Kabupaten Agam mengatakan, pelatihan itu diikuti Dalduk KB P2PA Agam, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam, Kemenag Agam, Kepala Sekolah, guru, guru BK, tenaga administrasi, petugas keamanan, petugas kebersihan, petugas kantin dan wakil peserta didik dari 16 satuan pendidikan SD/MI, SMP/MTs se-Kabupaten Agam.

Pelatihan dilakukan sebagai upaya terciptanya Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Agam, dalam rangka mendukung terwujudnya Agam sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), dengan didangi narasumber Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak dan Fasilitator dari Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak. (Zamzami) 

Baca juga Berita : Pemkab Agam Mulai Rancang Sosialisasi Menuju Kabupaten Layak Anak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here