Beranda RAGAM DAERAH Sosialisasi Pengembangan Area TPA Landoh – Rembang Belum Ada Kata Sepakat

Sosialisasi Pengembangan Area TPA Landoh – Rembang Belum Ada Kata Sepakat

1048
1
BERBAGI

Rembang, (faktahukum.co.id) – Tahun anggaran 2018 ini, rencana Pemerintah Kabupaten Rembang melakukan pengembangan tempat pembuangan akhir (TPA) yang berada di wilayah Desa Landoh, Kecamatan Sulang , terlihat masih belum jelas. Pasalnya dalam sosialisasi bersama warga terkait pengelolaan sampah TPA yang kali pertama terselenggara di Balai Desa tersebut, Jum’at (5/5/18) berujuan untuk mendapatkan persetujuan ganti untung lahan warga yang akan dijadikan sebagai pengembangan TPA dilokasi teresebut, belum menemukan titik temu.

Seperti Subhan dan Machtub, warga RT.1/ RW.1 yang paling berdekatan dengan lokasi TPA di Desa Landoh secara tegas menolak. Menurutnya, lokasi tersebut dipercaya warga sebagai tempat yang dikeramatkan (ada petilasan pertapaan) tepat di tengah lokasi TPA berada. Selain itu juga, kekecewaan warga terhadap pemerintah setempat yang berjanji akan memberikan kontribusi kepada warga akan keberadaan TPA di wilayahnya yang hinnga kini tidak pernah terbukti.

Penolakan itu diperkuat dengan alasan polusi udara yang ditimbulkannya dan ataupun dampak pencemaran LINDI (cairan yang berwarna hitam pekat, berbau) yang meresap ke dalam tanah dan menyebar ke sumur – sumur warga.

Suasana semakin memanas ketika salah satu utusan dari Dinas Lingkungan Hidup Rembang mengungkapkan bahwa akan menyerahkan kepada Pengadilan urusan tersebut untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya jika warga bersikukuh tidak mau dengan kesadaran untuk melepaskan tanahnya guna pengembangan fasilitas TPA demi kepentingan bersama.

Abdul Mufti, warga yang tinggal di RT4/RW2 mengungkapkan, “Setahu saya, kalau jual beli tanah itu larinya kepada Notaris bukan kepada Pengadilan, kecuali jika status tanah tersebut adalah Tanah Sengketa bisa dicari keadilan yang seadil-adilnya pada Pengadilan,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Rembang melalui Teguh Sumarsono sebagai pimpinan tim sosialisasi tersebut menyampaikan harapanya, Sosialisasi dari Dinas Lingkungan Hidup yang juga menghadirkan Konsultan Perencana Tempat Penggelolaan Sampah ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan TPA dengan baik dan benar sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2009 terkait ideal luasan tempat pengelolaan sampah seluas 5 hektar dari yang semula hanya 3 hektar.

Seperti yang disampaikan Kabid. Pengelola Limbah B3 dan Peningkatan Fasilitas Dinas Lingkungan Hidup Rembang, Teguh Sumarsono, S.H,  Jumat, (5/5/18), TPA yang ada di wilayah Desa Landoh tersebut, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mendukung program pemerintah tersebut dengan warga mau melepaskan lahanya guna pengembangn wilayah TPA untuk mendapatkan manfaat bagi kepentingan bersama kedepanya. (Sugito)

1 KOMENTAR