Home POLITIK Simulasi Keamanan, Warga “Bentrok” dengan Aparat Kepolisian di Wajo

Simulasi Keamanan, Warga “Bentrok” dengan Aparat Kepolisian di Wajo

50
0
SHARE

Wajo.Sulsel.(faktahukum.co.id) – Tiga hari jelang Pemilu 17 April mendatang, ratusan anggota kepolisian Polres Wajo melaksanakan simulasi pengamanan kota, Beberapa warga pembuat rusuh langsung diamankan petugas dalam simulasi ini (minggu.14/4/19)

Simulasi ini bertujuan untuk menganstisipasi berbagai hal yang akan mengganggu jalannya pemilu 2019 di Kabupaten Wajo.

Dalam mengantisipasi gangguan keamanan tersebut, kepolisian terlebih dahulu menetapkan mapping kerawanan. Selain itu, melaksanakan apel pasukan dan penempatan personel pengamanan di TPS yang berjumlah 1.223 di 14 Kecamatan dan 190 Desa dengan jumlah personel pengamanan 299 orang.

Pada saat jalannya simulasi, sejumlah warga berusaha membuat gaduh dengan alasan tidak menerima hasil pemilu. Sehingga dengan sigap, petugas langsung menghalau dan mengamanankan warga pelaku pembuat ricuh.

Kapolres Wajo AKBP Asep Marsel mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk melatih kesiapan anggota kepolisian Polres Wajo dalam mengantisipasi ancaman-ancaman yang mungkin terjadi pada saat perayaan pesta demokrasi pada 17 April mendatang.

“Polres Wajo bersama TNI berkomitmen untuk terus mengawal semua tahapan dalam pemilu ini,” tegasnya.

Kapolres menegaskan bahwa netralitas Polri merupakan harga mati. Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh jajaran personel yang ada di Polres Wajo dan Polsek jajaran agar tidak terlibat dalam konflik kepentingan dengan peserta Pemilu 2019.

“Jika ada anggota kepolisian yang terlibat dalam konflik kepentingan di Pemilu 2019, akan dikenai sanksi tegas,” ungkapnya.(Rasyid).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here