Home EKONOMI Siasati Dampak Kemarau Panjang Terhadap Produktifitas Pertanian

Siasati Dampak Kemarau Panjang Terhadap Produktifitas Pertanian

77
0
SHARE

Rembang, (faktahukum.co.id) – Hamparan sawah dengan tanaman padi yang berbulir terlihat masak dan siap dipanen petani, akan mudah ditemui ketika melintasi sebuah Jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Rembang – Kecamatan Pamotan.

Berdasarkan hasil penelusuran faktahukum.co.id ketika menemui Mundakir seorang petani yang terlihat sedang memanen tanaman penghasil beras di sawah, Jum’at (2/8/19) kemarin.

“Setelah masa panen (MP2) ini selesai diperkirakan petani yang berada di daerah ini tidak bisa lagi melanjutkan masa tanam ke-3.nya (MT3) karena kebutuhan air bagi pertanian yang dirasa tidak mencukupi akibat musim kemarau yang datang lebih awal (April sudah tidak ada hujan), tutur Mundakir.

Dia lebih lanjut mengatakan,”Pihaknya akan memilih Varietas tanaman lain untuk dibudidayakanya tetap agar lahan pertanianya tidak terbengkelai dan produktif,” ucap warga desa Japerejo-Pamotan tersebut.

Terpisah, DISTANPAN Rembang melalui Moch. Setiarta menyampaikan,”Benar, karena musim kemarau di wilayah Kab. Rembang tahun ini diperkirakan terjadi lebih lama dan berakibat menurun cadangan air pertanian atau malah sudah kering dibanyak wilayah Kabupaten ini yang menyebabkan banyak petani enggan melanjutkan aktifitas bertaninya,” ungkap Kasi. Pupuk dan Pestisida DISTANPAN Rembang tersebut diruangannya.

Sehingga, lanjut Setiarta, dampak kekeringan tersebut mengakibatkan DISTANPAN Rembang belum bisa memenuhi capaian yang ditargetkan oleh Kementerian Pertanian dan Pangan.

DISTANPAN menyinggung,”Jika luas tambah tanam (LTT) yang menjadi target Kementerian Pertanian dan Pangan untuk Kab.Rembang sebelumnya seluas 300 Ha tetapi karena kemarau panjang saat ini dimungkinkan hanya bisa terpenuhi sebanyak 200 Ha saja,” ujar Setiara.

Kasi. Pupuk dan Alsintan ini merinci, bahwa Alokasi Pupuk Petani sesuia RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok) di Rembang yang sebelumnya akan dialokasikan sebanyak 29.096ton, kini hanya tersisa sebanyak 27.096 Ton saja akibat ada penurunan Luas Tambah Tanamnya seluas 100 Ha karena dampak kemarau panjang yang terjadi pada wilayah Kabupaten tersebut saat ini, jelasnya.

Setiarta menjelaskan, meskipun kemarau terjadi lebih lama pada Tahun ini, pihaknya merasa optimis mampu memaksimalkan hasil pertaniannya dengan berharap kepada petani untuk tetap mengikuti arahan dan petunjuk petugas di lapangan terkait penilihan Varietas tanaman yang cocok, petunjuk perawatan tanaman yang benar, dan selalu tidak melupakan pemakaian pupuk yang berimbang, pungkas dan harap DISTANPAN Rembang dalam mensiasati dampak kemarau bagi produktifitas pertanian di Rembang akibat kemarau panjang saat ini.

Penulis: Sugito Editor: Adunk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here