Beranda RAGAM DAERAH Sejumlah Ibu-ibu Pedagang Datangi Bupati Gayo Lues di Pendopo

Sejumlah Ibu-ibu Pedagang Datangi Bupati Gayo Lues di Pendopo

84
0
BERBAGI

Sejumlah perwakilan Ibu-ibu pedagang Pasar Terpadu Buntul Tajuk saat bertemu Bupati Gayo Lues di Pendopo, foto (5/4/2021).

Gayo Lues-Aceh,(fakta hukum.co.id) – Sejumlah Ibu-ibu pedagang Pasar Terpadu Buntul Tajuk, mendatangi Bupati Gayo Lues, di Pendopo Bupati Gayo Lues, Senin (5/4/2021).

Kedatangan sejumlah Ibu-ibu pedagang Pasar Terpadu Buntul Tajuk ini mengeluhkan sikap dan kinerja Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disprindagkop) yang dinilai kurang transparan dan pilih kasih terhadap sebagian pedagang kaki lima di Pasar Terpadu Buntul Tajuk, di desa Bustanussalam, kecamatan Belangkejeren, kabupaten Gayo Lues.

Menurut salah satu pedagang, Salawati Fitriana, yang akrab dipanggil Ana, mengatakan, bahwa pihak Disprindakop dinilai  kurang transparan dan pilih kasih terhadap pedagang, khususnya di Pasar Terpadu Buntul Tajuk.

“Kami menginginkan Disprindagkop untuk memperlakukan para pedagang baik di Pasar Terpadu Buntul Tajuk maupun di Pasar Centong dengan transfaran dan para pedagang bisa mendapatkan hak nya masing-masing,” Ana.

Pasalnya dengan belum ditertibkan nya para pedagang kaki lima di Pasar Centong yang berjualan di jalan, menjadi penyebab kemacetan dan berkurangnya penghasilan para pedagang Pasar Terpadu.

“Sudah sepatutnya Disprindakop, yang berwenang di bidang ini harus bisa segera menertibkan para pedagang di Pasar Centong yang berjualan di jalan untuk segera dipindahkan ke Pasar Terpadu, seperti Surat Edaran Bupati Gayo Lues, beberapa waktu lalu,” pinta Ana.

Sementara itu, Bupati gayo lues H. Muhammad Amru, menerima langsung dan menyikapi keluhan sejumlah Ibu-ibu pedagang kaki lima yang datang menemuinya.

H. Amru, mengatakan, bahwa dirinya sudah mengeluarkan surat edaran sesuai dengan nomor/510/162 Perda kabupaten Gayo Lues.

“Bahwasanya Bupati Gayo Lues menghimbau, kepada pedagang kaki lima untuk dilarang berjualan di jalan raya terutama di Pasar Centong, kita akan upayakan para pedagang di Pasar Centong untuk pindah ke Pasar Buntul Tajuk,” kata H.Amru.

Sementara, Kepala Dinas Perindakop, Gayo Lues, Sahrul ST, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Hidayat mengatakan, dirinya menjalankan perintah yang selaras dengan surat edaran bupati Gayo Lues.

“Untuk menata dan menertibkan para pedagang baik di Pasar Terpadu Buntul Tajuk maupun pedagang kaki lima Pasar Centong,” kata Hidayat.

Kita akan terus berupaya untuk menertibkan para pedagang di Pasar Terpadu maupun di Pasar Centong, sehingga para pedagang tersebut bisa tertata dan tidak berjualan di tengah jalan.

“Namun sebagian para pedagang tidak mau mendengarkan apa yang kita sampaikan tentang larangan dan peraturan untuk berjualan, sehingga para pedagang itu langsung marah dan sakit hati,” pungkasnya.

Penulis: Rauf Ariga.           Editor: Ade’ M.