Beranda HUKRIM Satreskrim Polres Ciko Ungkap Tindak Pidana Curat Modus Kartu ATM Rusak

Satreskrim Polres Ciko Ungkap Tindak Pidana Curat Modus Kartu ATM Rusak

90
0
BERBAGI

Kota Cirebon, (faktahukum.co.id) – Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota, mengungkap tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan modus operandi membantu memperbaiki kartu (Anjungan Tunai Mandiri) ATM yang rusak saat akan melakukan penarikan uang tunai.

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., pada conference pers Sabtu (18/09/2021), mengatakan dari hasil pengakuan para tersangka yang berjumlah empat orang, mereka sudah melakukan sebanyak 18 kali. Kota Cirebon sebanyak 10 kali, di wilayah Kabupaten Cirebon sebanyak lima kali dan tiga di wilayah Indramayu.

“Berawal dari salah satu pelaku yang berhasil ditangkap berinisial Jon di Bogor, selanjutnya dikembangkan beberapa pelaku sebanyak tiga orang lagi. Dan pelaku yang posisinya berada di Lampung dari hasil saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO) yang melarikan diri,” kata Kapolres Ciko.

Ia menjelaskan, dari pelaku yang sudah tertangkap memiliki tugas masing-masing. Modusnya itu adalah ada yang bertugas untuk melakukan rekayasa mesin ATM dengan cara menaruh tusuk gigi di dalam mesin ATM.

“Ada pelaku yang bertugas berpura pura membantu korban dikarenakan mesin ATM rusak, itu sudah dipersiapkan para pelaku agar mesin ATM terlihat rusak. Dari situ pelaku mencoba membantu dan menanyakan Pin ATM. Setelah diketahui pin tersebut oleh pelaku, ATM korban ditukar dengan ATM rusak yang sudah disiapkan oleh pelaku dengan cepat,” jelas Fahri.

Fahri berpesan kepada masyarakat yang mengalami kartu ATM tidak dapat digunakan pada saat memasukan ke mesin ATM agar segera melapor ke kantor Polisi terdekat untuk ditindak lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciko AKP I Putu Asti Hermawan, S.I.K., M.H., menambahkan, sasaran para pelaku adalah gerai ATM yang memiliki banyak mesin ATM, tidak hanya satu. Karena ada pengalihan ke mesin ATM lain oleh pelaku agar terkesan bahwa mesin ATM yang satunya benar-benar rusak.

“Pelaku berhasil menggasak uang sebesar 14 juta. Tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 7 tahun,” tutup Putu.

Penulis : M. Sulaeman.          Editor: M. J.