Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
NASIONAL

Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Korban Kebakaran di Bekasi

×

Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Korban Kebakaran di Bekasi

Sebarkan artikel ini

BEKASI – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia, menyalurkan bantuan sembako ke 3 Panti Asuhan di wilayah Bekasi yang berlangsung selama 3 hari pada 21, 24, dan 25 Juli 2023.

Ketiga panti asuhan tersebut adalah Panti Asuhan Permata Hati, Panti Asuhan Yayasan Komunitas Anak Maria Immaculatta (KAMI), dan Panti Asuhan Yatim Piatu Rahmansyah.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Bantuan sembako yang disalurkan berupa 30 pcs makanan kaleng (sarden dan kornet), 10 karung beras, 100 dus mie instant, dan 138 dus makanan bayi. Kegiatan ini sebagai wujud FajarPaper yang terus berupaya mengambil peran serta dalam bidang sosial melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Panti asuhan pertama yang dikunjungi adalah Panti Asuhan Permata Hati yang berlokasi di Tambun dan dihuni oleh sekitar 34 anak. Pada Juni 2023, panti asuhan ini mengalami kebakaran gedung yang mereka tinggali, beruntung tidak ada korban jiwa karena kesigapan dari pengurus untuk mengevakuasi anak-anak. Saat ini, anak-anak dan pengurus panti mengungsi untuk tinggal di sebuah ruko.

BACA JUGA :   Dinas Pariwisata Gelar Pameran Sambut Ramadhan

Ibu Lili selaku perwakilan Panti Asuhan Permata Hati mengatakan “Kami dari Panti Asuhan Permata Hati mengucapkan banyak terima kasih kepada FajarPaper atas bantuan sembako yang memang saat ini kami butuhkan pasca kebakaran yang terjadi pada panti asuhan kami bulan lalu. Kami doakan agar FajarPaper makin sukses dan terus menjadi berkat buat masyarakat khususnya panti asuhan yang membutuhkan.”

Pada hari kedua penyaluran diberikan kepada Panti Asuhan Yayasan Komunitas Anak Maria Immaculatta (KAMI) yang berlokasi di Bekasi dan dihuni oleh sekitar 33 anak. Panti asuhan KAMI telah terdaftar di Dinas Sosial dan menaungi anak-anak kurang beruntung serta yatim piatu. Panti asuhan ini juga berhasil membawa anak -anak untuk melanjutkan sekolah dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.

BACA JUGA :   BMPS Kota Bekasi Menolak Terlibat Dalam Pelaksanaan PPDB Online 2023-2024

Titin Suryatin selaku pengurus dan perwakilan Panti Asuhan Yayasan Komunitas Anak Maria Immaculatta (KAMI) mengatakan “Terima kasih saya ucapkan kepada FajarPaper atas bantuan sembako yang rutin diberikan bagi anak-anak Panti Immaculata, semoga FajarPaper lebih besar dan lebih banyak berkatnya. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih.”

Hari terakhir penyaluran sembako diberikan kepada Panti Asuhan Yatim Piatu Rahmansyah yang berlokasi di Tambun. Panti asuhan ini dihuni oleh sekitar 30 orang anak dari usia sekolah dasar hingga sekolah tinggi. FajarPaper berupaya untuk memberikan perhatian kepada panti-panti asuhan yang berlokasi di sekitar perusahaan.

Kurniawan selaku Industrial Relations & CSR Manager PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk mengatakan “FajarPaper kembali menyalurkan bantuan sembako kepada panti-panti asuhan di wilayah Bekasi secara bertahap, selama 3 hari. Simpati kami kepada salah satu panti tersebut yaitu Panti Asuhan Permata Hati yang mengalami kebakaran pada bulan lalu. Semoga bantuan yang diberikan dapat memenuhi dan membantu kebutuhan, serta penghiburan kepada anak-anak panti asuhan terkait.”

BACA JUGA :   Pemkab Bekasi Bentuk Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19

FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan.

Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah dan pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya

Seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya. (H. Bonding/FSW)

Faktahukum on Google News