Beranda PENDIDIKAN Saifudaullah Pantau Anak Sekolah Yang Belum Masuk SMP

Saifudaullah Pantau Anak Sekolah Yang Belum Masuk SMP

26
0
BERBAGI

Kota Bekasi – Meski sudah resmi ditutup. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online masih menyisakan sajumlah persoalan. Masih banyak anak-anak pelajar SMP yang belum terfasilitasu dan terancam tidak bisa sekolah karena belum tertampung di SMP Negeri di Kota Bekasi.

Bahkan, Hari ini, Kamis (04/08/2022) ratusan orang tua siswa rela antri di salah satu SMP Negeri, berharap anaknya masuk ke sekolah tersebut.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi, H. M Saifuddaulah merasa prihatin pasalnya masih banyak anak-anak terancam tidak bersekolah akibat Pemerintah yang lambat dalam menangani janjinya dalam sekolah gratis untuk SMP. Ketua DPRD yang biasa disapa Ustadz Daulah ini juga mempertanyakan janji Dinas Pendidikan, yang hingga kini belum terealisasi.

“Lambatnya kinerja Disdik dalam mengambil sikap tegas terkait sekolah gratis khususnya di SMP Negeri belum maksimal. PPDB online sudah tutup, tapi kenyataannya masih banyak anak-anak belum terfasilitasi dan belum terdaftar. Banyak orang tua mengeluh tentang nasib anak-anaknya dan hingga kini dinas pendidikan masih belum mengetok palu keputusan atas janjinya,” kata Saifuddaulah, saat meninjau langsung proses belajar di SMPN 17 Jaticempaka, Kamis (4/8/2022).

Memastikan kondisi tersebut, Saifuddaulah pun turun langsung ke sejumlah sekolah SMP Negeri untuk melihat dan memberi solusi terkait masih banyaknya anak SMP yang belum masuk sekolah karena belum terdaftar.

“Sekolah wajib 12 tahun menurut undang-undang akan sirna jika kejadian ini terus dan terus terulang. Tahun Sebelumnya dalam PPDB Online tidak sesemrawut saat ini. Plt Wali Kota harus melakukan evaluasi atas kinerja dinas pendidikan dan pemerintah segera membuat kebijakan untuk menambah kapasitas kelas,” terang politisi PKS.

Saifuddaulah meninjau 5 SMP Negeri Kota Bekasi, di antaranya SMPN 17 Jaticempaka, SMPN 6 Jatiwaringin. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD juga mengecek persiapan sejumlah sekolah dalam tahun ajaran baru 2022.

“Saya ingin memastikan hal apa yang mungkin terlewat atau belum tersedia untuk mendukung terselenggaranya pelayanan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah di Kota Bekasi. Mulai rombongan belajar, perpustakaan hingga cctv agar anak-anak fokus belajar untuk masa depannya, generasi terbaik kita,” pangkas Saifuddaulah.(***)