Beranda RAGAM DAERAH Rumah Tidak Layak Huni Nenek Simot Jadi Atensi Mensos

Rumah Tidak Layak Huni Nenek Simot Jadi Atensi Mensos

49
0
BERBAGI

Pandeglang, Banten – Rumah Nenek Simot (70) warga Kampung Kebon Jaya, Desa Rahayu, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni atau reot. Mendapatkan perhatian langsung atau menjadi atensi dari kementrian sosial (Kemensos) yang akan segera dilakukan pembangunan.

“Rumah nek Simot ini menjadi atensi Ibu menteri (Tri Rismaharini-red), untuk itu kami datang langsung kesini untuk memastikan kondisi rumahnya,” kata Fenny Sriseptayana pekerja sosial setra galih Pakuan Bogor perwakilan kementrian sosial, ketika berkunjung ke lokasi, yang didampingi oleh Sekmat Patia, Tatang Fauzi, Korcam PKH Kecamatan Patia Ismatullah, dan Sekdes Rahayu Abdul Rohman, Sabtu (12/11/2022).

Untuk itu, kata dia, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan semua pihak, agar pembangunannya bisa cepat dilakukan.

“Kami juga telah meminta pihak desa membuat proposalnya, estimasi anggarannya sekitar Rp19 juta lebih dengan ukuran rumah panjang enam kali lima meter hasil dari perhitungan RAB nya. Mudah-mudahan dalam satu Minggu juga bisa langsung cair dan dibangunkan rumahnya,” kata Fenny.

Menurut dia, selain pembangunan rumahnya, pihaknya juga telah memberikan bantuan berupa, peralatan dapur, makanan atau sembako, kasur, lemari, peralatan sekolah dan peralatan lainnya.

“Kita juga sudah memberikan bantuan peralatan buat rumahnya, agar setelah rumah tersebut dibangun nanti lengkap dengan peralatan rumahnya,” katanya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga membantu biaya sekolah untuk cucunya, dan juga akan memberikan bantuan usaha seperti ternak ayam, dan kambing agar ke depan memiliki usaha.

“Kalau memiliki usaha seperti ternak ini, kan kalau terus dipelihara bisa tambah banyak. Sehingga bisa buat kehidupannya sehari-hari,” ucapnya.

Sementara itu Sekdes Rahayu, Kecamatan Patia Abdul Rohman mengatakan, dari berbagai pihak sudah datang ke rumah nenek Simot termasuk dari Kementrian yang akan membangunkan rumahnya.

“Dari pemkab melalui DPKPP pak Roni juga sudah kesini, dari beliau hanya akan memberikan bantuan untuk pembangunan pondasinya. Rencananya Rabu besok kami bersama masyarakat akan bergiong royong, untuk membongkar dan pemasangan pondasinya,” katanya.( Putra).