Beranda KESEHATAN RSUD dr.R. Soetrasno Rembang, Layak Sebagai Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19

RSUD dr.R. Soetrasno Rembang, Layak Sebagai Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19

2484
0
BERBAGI

Rembang, (faktahukum.co.id) – Seperti sudah terlampir dalam SK. Gubernur Jawa Tengah bernomor 445 /46/Th.2020 yang menyebutkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R. Soetrasno Rembang dirujuk sebagai Rumah Sakit untuk penanganan pasien Covid-19.

Sehingga, disampaikan oleh RSUD Rembang melalui dr. Agus Setiyo H, M.Kes, bahwa semua bentuk klaim penangan, perawatan, pemulihan, hingga pemulasaran jenasah Covid-19 yang ditangani oleh RSUD dr.R. Soetrasno Rembang sesuai mekanismenya, dijamin oleh pemerintah Pusat,” ujar Direktur RSUD Rembang ketika ditemui faktahukum.co.id di ruangannya, Jum’at (14/08/20).

Terkait dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) RI Nomor HK.01/07/MENKES/446/2020 tentang petunjuk teknis klaim penggantian biaya pelayanan pasien penyakit infeksi Emerging merupakan penyempurnaan dari KMK sebelumnya bernomor HK.01/07/MENKES/238/2020.

“Dengan mempertegas bagaimana kriteria pengajuan klaim, namun besaran klaim ditentukan oleh Kementerian,” terang Agus.

Masih dilokasi yang sama, Tabah Tohamik menuturkan, bahwa sejak pertenganan bulan Maret hingga Agustus data Rumah Sakit terkonfirmasi sebanyak
23 pasien yang masih mendapatkan perawatan dalam kondisi Positif Covid-19, dan ditambah pasien Suspek 8 orang, dan 27 pasien dinyatakan telah meninggal dunia meski sebelumnya mendapatkan penaganan dari Rumah Sakit,” jelas Staf bagian Informasi dan Kehumasan RSUD Rembang.

Disebutkanya, tercatat sejak pertengahan bulan Maret hingga Agustus 2020 ini, RSUD dr.R.Soeyrasno dalam pelaksanaan kegiatan penanganan Covid-19 tersebut, mendapatkan Dua sumber anggaran, baik dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD.

“Besaran anggaran dari DAK Rp. 4.196.000.000,- yang telah direalisasikan semuanya, serta percepatan realisasi guna penaganan Covid-19 yang bersumber dari APBD sebesar Rp.5.621.449.437,” jelas Tabah Tohamik.

Lebih lanjut, disinggung mengenai ketepatan manfaat pengadaan mesin alat kedokderan untuk penaganan Covid-19 di RSUD dr.R.Soetrasno Rembang yang yang menggunakan sebesar Rp. 4.196.000.000,-, dari Dana Alokasi Khusus.

Tabah Tohamik dijelaskan, manfaat pengadaan mesin alat kesehatan seperti Ventilaor (mesin alat bantu pernafasan) yang telah dirasakan bisa membantu pernafasan salah Satu pasien Covid-19. Salah satu pasien yang pernah di rawat di sini pada 7Juli lalu dan kini kondisinya semakin membaik,” jelas Tabah Tohamik mencontohkanya kepada faktahukum.co.id.

Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu khawatir, ketika ingin memeriksakan kesehatanya di RSUD dr.R.Soetrasno Rembang, karena pihaknya telah menjamin keamanan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan.

Dengan memberlakuan sesuai SOP antara lain, Mengatur zonasi pelayanan, Menerapkan protokol kesehatan, mewajibkan kepada petugas menggunakan APD sesuai levelnya, serta, mengawasi kepatuhanya secara ketat,” pungkas dan harap pihak RSUD dr.R. Soetrasno Rembang.

Terpisah, melalui sambungan telepon selular, salah satu warga inisial KST yang tinggal di wilayah Kecamatan Sedan Rembang, yang mengaku pernah mendapatkan karantina di RSUD dr.R.Sietrasno karena paparan Covid-19 beberapa waktu lalu, mengakui bahwa selama dirinya mendapakan layanan yang baik dari pihak dari pihak Rumah Sakit, hingga sampai dinyatakan sembuh bebas dari Virus Corona sebelum diijinkan pulang dan kembali melakukan aktifitas seperti biasanya.

Penulis: Sugito
Editor: Bonding cs