Beranda RAGAM DAERAH Refocusing Tak Surutkan Semangat Kerja Jajaran BPTD Wilayah 3 Propinsi Sumbar

Refocusing Tak Surutkan Semangat Kerja Jajaran BPTD Wilayah 3 Propinsi Sumbar

46
0
BERBAGI

Padang-Sumbar, (faktahukum.co.id) – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

“Tugas BPTD melaksanakan pengelolaan lalu lintas dan angkutan jalan, sungai danau dan penyeberangan, serta penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial dan pelabuhan yang belum diusahakan secara komersial,” kata Deny Kusdyana Kepala BPTD wilayah 3 Propinsi Sumatera Barat, kepada awak media, pada Kamis 1 April 2021 saat bincang-bincang seputar fungsi BPTD dikantornya di Jl. Beringin III No.20, Lolong Belanti, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dikatakannya, salah satu tugas BPTD wilayah 3 Propinsi Sumatera Barat yakni pengelolaan lalu lintas. Dalam hal ini, tentu pihaknya berkomitment untuk memberikan rasa nyaman dan aman di jalan raya. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk melengkapi fasilitas keselamatan (Faskel) di setiap ruas jalan nasional di Propinsi Sumbar.

“Mengenai Faskel ini, pemerintah daerah Kabupaten dan Kota, minta dukungan kepada kita untuk membantu pengadaannya. Karena masih banyak ruas jalan yang belum dilengkapi faskel, kalaupun ada masih perlu penambahan,” jelasnya

Namun demikian, di tahun 2021 masih seperti tahun 2020, dimana program yang direncanakan tidak semua dikerjakan karena ada yang harus ditunda atau dibatalkan (refocusing-red), Selasa (6/4/21).

Dampak refocusing ini juga terhadap besaran anggaran yang di rencanakan mendukung program dan kegiatan di BPTD wilayah 3 Sumbar ikut bekurang. Akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat kerja personil dilingkungan BPTD yang dikomandoinya melaksanakan kegiatan lebih baik.

“Ditahun ini ada beberapa kegiatan dimana Kabupaten dan kota yang mendapat wahana Tata Nugraha diberikan reward berupa penambahan faskel dan program zos (zona sekolah). Pada setiap ruas jalan akan kita lengkapi sarana dan prasarana lalu lintasnya seperti karpet merah, rambu lalu lintas yang lengkap, zebra cros, rambu mengurangi kecepatan dan rambu pelintasan anak sekolah,” papar Deny.

Dengan adanya sarana dan prasarana faskel yang lengkap pada tiap ruas jalan di Sumbar, diharapkan nantinya dapat mengurangi angka kecelakaan, karena rambu lalu lintas yang ada bisa memberikan kode semacam pemberitahuan kepada pengguna untuk memperlambat kendaraan,” tandasnya.

Penulis : RN/DM
Editor : Bonding Cs