Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
OPINIPENDIDIKAN

Prof. Achmad Ubaedillah Soroti Peran UIN Syarif Hidayatullah Dalam Pendidikan Demokrasi

×

Prof. Achmad Ubaedillah Soroti Peran UIN Syarif Hidayatullah Dalam Pendidikan Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, M.A. (Foto: Dok. pribadi)

Prof. Ubaedillah lebih lanjut mengemukakan, setelah jatuhnya rezim Orde Baru pada 1998, demokrasi telah menjadi kekuatan pendorong bagi perubahan politik dan sosial di Indonesia, dan kini pendidikan demokrasi oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, khususnya yang berada di lingkungan Kementerian Agama RI mendesak untuk dilakukan.

Peran perguruan tinggi keagamaan Islam sangat penting dalam menyebarkan nilai-nilai dan praktik demokrasi melalui program pendidikan demokrasi yang dikemas dalam bentuk pendidikan kewarganegaraan bagi kalangan generasi muda Muslim untuk memelihara demokrasi sebagai komitmen publik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Dikatakannya, UIN Syarif Hidayatullah memiliki peran strategis dan historis dalam pengembangan pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda Muslim. Perguruan Tinggi Islam Negeri itu, bersama lebih dari 130 perguruan tinggi lainnya tercatat sebagai pelaku sejarah pengembangan pendidikan demokrasi pasca Orde Baru.

BACA JUGA :   Luthfi Yazid Bicara Tantangan Profesi Hukum di Era Kecerdasan Buatan

Mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Atdikbudristek) KBRI Riyadh Kerajaan Arab Saudi itu menekankan arti pentingnya upaya penyegaran untuk pembumian (internalisasi) nilai-nilai demokrasi dan pemikiran Islam inklusif di kalangan pemikir muslim Indonesia maupun internasional.

Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri-Kerjasama Internasional MUI Pusat yang juga duduk di Badan Pengembangan Jaringan Internasional PBNU itu juga menekankan pentingnya upaya menjalin kerjasama dengan figur-figur demokratis berpengaruh dan organisasi masyarakat sipil moderat, dan kedua unsur ini seyogiyanya berkolaborasi dengan peruguruan tinggi seperti UIN dan sejenisnya.

Menurut Prof. Ubaedillah, selaku kampus yang dikenal sebagai “Kampus Pembaharu”, hendaknya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta semakin mantap untuk senantiasa berada di garis paling depan dalam spirit mempertahankan diri sebagai “center for excellence” (pusat keunggulan) bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan gagasan ke-Islaman.

BACA JUGA :   SDN Kali Baru 3 Bekasi Bentuk Persatuan Volly Ball Kali Baru (Pervoka)
Faktahukum on Google News