Beranda HUKRIM Polisi Tembak Begal Sadis Bersenjata Busur di Makasar

Polisi Tembak Begal Sadis Bersenjata Busur di Makasar

50
0
BERBAGI

Makassar-Susel, (faktahukum.co.id) – Pelarian Syaiful alias Iful, (28) pelaku begal sadis bersenjata busur di Makassar, Sulawesi Selatan (Susel) akhirnya terhenti. Ia terpaksa ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat pengembangan, pencarian barang bukti hasil kejahatannya di Kota Makassar, Senin (18/1/21) kemarin malam.

“Pelaku Iful sempat memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, lalu dibawa ke rumah sakit,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Supriyanto, Selasa (19/1/21).

Iful merupakan pelaku begal sadis dengan senjata busur. Dia beraksi bersama tiga orang rekannya. Diantaranya, dua telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum, inisial GI dan BO, sementara satu pelaku lainnya, inisial F dalam proses pengejaran petugas.

Pelaku Iful sempat memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, lalu dibawa ke rumah sakit.

Dalam catatan kriminal Iful Cs, dia beraksi sejak tahun 2014 silam. Kelompok begal ini melakukan pencurian dengan merampas atau menjambret barang milik korban, lalu kabur. Korban yang mencoba melawan, dia tak segan-segan melukainya dengan cara memanahnya dengan busur.

“Mereka spesialis jambret di Makassar dan sudah beraksi sejak 2014 silam. Terakhir, ia merampas tas korbannya yang baru pulang kampung, tahun 2020 lalu,” bebernya.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriyadi Idrus mengatakan, pria yang tercatat tinggal di Jalan Onta Baru Makassar ini berhasil ditangkap Jatanras Polrestaba Makassar bersama Resmob Polda Sulsel di Jalan Mariso, pada Minggu (17/1/21).

Di hadapan petugas, dia mengakui semua perbuatannya telah melakukan jambret di sejumlah lokasi di Kota Makassar.
Di hadapan petugas, dia mengakui semua perbuatannya telah melakukan jambret di sejumlah lokasi di Kota Makassar.

“Dia ditangkap di Jalan Mariso. Kemudian, dikembangkan cari barang bukti, tapi Iful malah mengelabui petugas dan mencoba melarikan diri. Sehingga terpaksa ditembak,” ucap Supriyadi.

Penulis : Ahmad.     Editor: Ade’M.