Beranda HUKRIM Polemik Pers Pelat Merah Akan Dilakukan Gelar Perkara di Polda Sumsel

Polemik Pers Pelat Merah Akan Dilakukan Gelar Perkara di Polda Sumsel

83
0
BERBAGI

Pagaralam, (faktahukum.co.id) – Polemik Pers Plat Merah sepertinya akan dilakukan gelar perkara ditingkat Polda Sumatera Selatan (Sumsel),  perkara digelar atas dasar laporan pelapor Alkahfi terhadap terlapor Jenny Sandiyah S.E., M.H., selaku ketua DPRD kota Pagaralam.

Perkara yang sedang berjalan seolah kini menjadi sorotan publik terlebih di kota Pagaralam, sampai saat ini perkara yang dimaksud masih tetap dalam penangganan pihak Polres Pagaralam namun gelar perkara akan dilakukan di Polda Sumsel.

Selain itu, Jenny Sandiyah S.E., M.H., menyebutkan, dirinya berkomitmen sebagai warga negara indonesia yang baik, saya akan mengikuti proses gelar perkara ini nantinya.

Untuk saat ini dirinya membenarkan sudah menerima undangan dari pihak Polda, namun masih melalui soft copy, terkait langkah yang akan ditempuh, Jenny menyebutkan karena saya sebagai terlapor tentunya saya akan mempersiapkan segala sesuatunya dan akan memberikan keterangan sesuai persi saya,” kata Jenny.

terkait perkara ini, Alkahfi menerangkan memberikan kuasa sepenuhnya kepada kuasa hukumnya untuk menjelaskan segala sesuatunya.

Terpisah kuasa hukum Alkahfi, Neko Ferlyno S.H., CPL, saat dikonfirmasi dirinya membenarkan gelar perkara akan dilakukan tanggal 16 Februari mendatang, selain itu Neko menerangkan selaku kuasa hukum pihaknya akan memperjuangkan hak klien nya.

“karena ini sudah masuk ke ranah hukum kami akan memperjuangkan hak-hak klien kami, serta sudah mempersiapkan segala sesuatunya, jika memang hasil gelar perkara nanti keluar dan tidak menguntungkan pihak kami sebagai terlapor, tentunya kami lakukan upaya hukum lain nya,” tutur Neko Ferlyno.

Kami juga akan melibatkan para ahli, baik ahli bahasa, ahli pidana maupun ahli ITE lainnya.

“Untuk diketahui pengenaan yang mengenakan pasal ITE adalah pihak polres Pagaralam sendiri, sebelumnya saat klien kami melapor pihak SPKT terlebih dahulu mengkonsultasikan pengenaan pasal ITE ini di Satreskrimsus Polres Pagar alam dan tidak akan mungkin salah dalam penerapannya karena telah di telaah reskrimsus,” terangnya.

Terkait akan adanya Gelar perkara di Polda Sumsel, hal ini dibenarkan oleh pihak Polres Pagaralam, saat dikonfirmasi oleh faktahukum.co.id Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara S.I.K., M.H., melalui Kasatreskrim AKP Acep Yuli Sahara S.H., di ruang kerjanya Selasa (9/2/21) menerangkan, untuk meningkatkan menjadi sidik perlu adanya gelar perkara. pihaknya sudah berkoordinasi ke pihak polda Sumsel.

“Karena hal ini, adalah perkara khusus makanya kita gelar khusus di Polda, terkait waktu pihak Polda yang akan menentukan waktunya, karena Pemimpin gelar perkara nantinya adalah pihak Polda,” jelas Acep.

Dalam beberapa unsur pemenuhan syarat untuk dilanjutkanya gelar perkara, pihak Polres Pagaralam sejauh ini sudah mengumpulkan data serta keterangan dari para saksi dan ahli.

“Dalam gelar perkara nantinya, pendapat pelapor, pendapat terlapor, dan pendapat para ahli akan dihadirkan sehingga nantinya pemimpin gelar akan meminta pendapat keterangan peserta gelar, dan akan disimpulkan, apakah perkara memenuhi unsur atau tidak, jika nantinya memenuhi unsur maka perkara akan dilanjutkan jika tidak perkara akan dihentikan,” jelas Kasatreskrim Polres Pagaralam.

Penulis: Alian Sumsel. Editor: Ade’M.