Beranda RAGAM DAERAH Polda Banten Gunakan Alat Berat Musnahkan Ribuan Botol Miras

Polda Banten Gunakan Alat Berat Musnahkan Ribuan Botol Miras

2685
0
BERBAGI

Polda Banten, gunakan alat berat saat pemusnahan ribuan botol Miras yang bertempt di halaman Mapolda Banten, foto Rabu (5/5/2021).

Serang-Banten, (faktahukum.co.id) – Puasa ke-23 Ramadhan, Rabu (5/5/2021), Polisi Daerah (Polda) Banten, memusnahkan Minuman Keras (Miras) sebanyak 20.043 botol dari berbagai merk dan 27 jerigen jenis ciu di Mapolda Banten, Serang. Menggunakan alat berat.

Pemusnahan diawali oleh Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari., M.H, Ketua MUI Banten, KH. A.M. Dr. A.M. Romli, Danrem 064 Maulana Yusuf, Irwasda Polda Banten, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten.

Hadir menyaksikan para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, antara lain Dirreskrimum Polda Banten, Dirbinmas Polda Banten, dan Kabid Humas Polda Banten.

Ribuan botol Miras tersebut merupakan hasil Operasi Kalimaya 2020 dan Operasi Pekat 2021 sampai April.

Sebagai barang bukti sitaan, selama ini ribuan miras tersebut disimpan si gudang Direktorat tahanan dan barang bukti

Barang bukti miras itu disita dari beberapa orang pedagang/pemilik di wilayah hukum Polda Banten

Kedua operasi tersebut dilaksanakan oleh Polda Banten dan di masing-masing Polres jajaran di wilayah Serang Kota, Kota Cilegon, Pandeglang, Lebak, Serang Kabupaten, dan Polresta Tangerang.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari., M.H dalam membacakan sambutan Kapolda Banten, mengatakan penyalahgunaan minuman keras saat ini merupakan permasalahan yang cukup berkembang dan menunjukan kecenderungan meningkat.

Akibat yang dirasakan daei Miras yaitu dalam bentuk kenakalan, perkelahian, perbuatan asusila, premanisme dan tindak pidana lainnya bahkan belakangan ini telah menelan korban jiwa.

“Menyikapi perkembangan tersebut Polda Banten dan Polres Jajaran telah melakukan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) berupa tindakan yang bersifat preemtif, preventif dan refresif khususnya melakukan operasi atau razia di sejumlah tempat yang diduga menjadi tempat peredaran minuman keras ilegal atau oplosan,” katanya.

Wakapolda menjelaskan, sebagai upaya pemeliharaan Kamtibmas Polda Banten selalu melakukan KKYD untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

“Polda Banten rutin melakukan KKYD terutama khusus di bulan suci Ramadhan dan menjelang Lebaran di daerah hukum Polda Banten,” jelas Ery Nursatari.

Lebih Lanjut Ery Nursatari mengajak, kepada seluruh komponen mayarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberi dukungan dalam mengantisipasi dan mencegah penyalahgunaan peredaran miras ilegal dan
oplosan di daerah Hukum Polda Banten.

“Mari kita berantas penyebaran minum keras dengan cara menginformasikan apabila melihat, menemukan dan atau mencurigai adanya peredaran miras ilegal dan oplosan, segera laporkan ke kantor Kepolisian terdekat untuk ditindak lanjuti,” ajak Ery Nursatari

Sementara itu Ketua MUI Banten, KH., A.M., Dr. A.M. Romli mengapresiasi Polda Banten, yang telah menyelamatkan masyarakat dari tindakan-tindakan  perilaku yang keji yaitu mengkonsumsi minuman keras.

“Kami para ulama para kyai para tokoh-tokoh agama yang lain, mendoakan supaya semua aparat Kepolisian baik yang tergabung dalam pelaksanaan operasi ketupat maupun dalam melaksanakan pemberantasan penyakit-penyakit masyarakat supaya diberikan kesehatan dan perlindungan ketabahan dan kesabaran,” ujar A.M. Romli.

Penulis: Putra. Editor: M. J.