Beranda RAGAM DAERAH Pemkab Barut Ikuti Rakor Penanggulangan Kemiskinan dengan TNP2K Secara Virtual

Pemkab Barut Ikuti Rakor Penanggulangan Kemiskinan dengan TNP2K Secara Virtual

227
0
BERBAGI

Muara Teweh. Kalteng (faktahukum.co.id) –Untuk percepatan penanganan kemiskinan dimasa pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti rapat penguatan peran dan koordinasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) secara virtual yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Litbang Muara Teweh, Selasa (6/10/20).

Rakor yang dihadiri Wakil Bupati Sugianto Panala Putra didampingi Kepala Bappeda Litbang Barito Utara Drs Muhlis ini juga diikuti oleh gubernur, walikota dan bupati se- Indonesia.

Sekretaris Eksekutif TNP2K, Bambang Widianto menyampaikan, strategi penanggulangan kemiskinan ditengah wabah Covid-19 telah dilakukan pemerintah dengan berbagai instrumen salah satunya melalui skema bantuan tunai bersyarat sebagaimana terus didorong Kementerian Sosial.

Menurutnya, pandemi covid-19 membawa dampak yang luar biasa dengan mengganggu aktivitas ekonomi sehingga akhirnya mempengaruhi pendapatan masyarakat dan dampak yang juga timbul akibat persoalan kemiskinan salah satunya stunting.

Penanganan kemiskinan yang telah dilakukan pemerintah antara lain Bantuan Sosial Tunai (BST), bantuan listrik gratis, kartu prakerja dan subsidi gaji karyawan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan adanya rakor ini pemerintah provinsi dan daerah harus mempunyai satu data dalam mengambil kebijakan program pengentasan kemiskinan dengan demikian bantuan dan program penanggulangan kemiskinan ditengah pandemi Covid-19 akan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih lagi nanti kedepannya”Jelas Bambang Widianto.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Sugianto Panala Putra mengatakan kemiskinan merupakan permasalahan utama pembangunan terlebih ditengah pandemi Covid-19, sehingga penanggulangannya harus dilakukan secara sinergis, sistematis dan berkelanjutan.

“Saat pemberian bantuan sosial kepada masyarakat agar bisa tepat sasaran, apalagi ditengah pandemi Covid 19. Dengan demikian diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan,” jelas Sugianto Panala Putra.

Penulis : @lie/Kmf   Editor : Bonding Cs