Beranda BERITA UTAMA Pemerintah Diminta Serius Perhatikan Kabupaten Karo

Pemerintah Diminta Serius Perhatikan Kabupaten Karo

271
0
BERBAGI

Jakarta, (faktahukum.co.id) – Perwakilan Masyarakat Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara mendatangi Istana Presiden RI untuk menyuarakan aspirasi dan harapan. Diketahui Kabupaten ini merupakan penghasil pertanian sayur mayur dan buah buahan yang dipasarkan sebagian besar di luar Kabupaten Karo, Senin (14/8/19) kemarin.

Dr.Ir Edy M Lubis SH.MH. seorang Pengacara yang menjadi perwakilan Masyarakat Kabupaten Karo Sumatera Utara

Kabupaten Karo pun merupakan daerah pariwisata yang sangat banyak dikunjungi wisatawan domestik dan manca negara. Penghubung antara kabupaten lainnya dengan Kota Madya Medan sebagai Kota Administrasi Sumatra Utara.

Dalam aksi demo, turut hadir, Dr.Ir Edy M Lubis SH.MH Pengacara yang menjadi perwakilan Masyarakat Kabupaten Karo berdomisili di Jakarta menyampaikan aspirasinya di depan Istana Perisen RI.

“Wajar dan sangat pantas Masyarakat Kabupaten Karo mendapatkan perhatian Khusus dari Presiden RI dimana dalam Pilpres yang sudah merlangsung April 2019 Paslon No urut 1 mendapatkan kemenangan sampai 92%,” ucap Edy.

Ia menambahkan,”Disamping itu melihat letak dan geografis serta kondisi jalan yang ada pada saat ini sering terjadi kemacetan akibat kenderaan yang melaluinya sudah overload,” tambahnya.

Menurutnya Pada umumnya antara Medan Berastagi sampai Kabanjahe dapat dilalui hanya dua jam saja, tetapi belakangan ini bisa mencapai 7 sampai 8 jam perjalanan.

Aksi orasi di depan istana Presiden RI.

Dampak kemacetan menimbulkan permasalahan baru yang dapat mempengaruhi prekonomian masyarakat, hasil pertanian yang di jual atau diangkut ke wilayah lain hingga mengalami kerusakan dan pembusukan tentunya menurunkan nilai jual atau bahkan kerugian total.

Sementara langkanya pemasok buah dan sayur ke Kota Medan membuat harga semakin tinggi.

Edy menyampaikan,”Rasa iri atas program pembangunan Infrastruktur yang merata membuat masyarakat Karo datang dan berharap agar Presiden RI Ir. Joko Widodo merealisasikan pembangunan jalan tol Medan Berastagi dengan segera,” terangnya.

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan,”Sebelumnya masyarakat Karo berusaha memohon pemerintah provinsi untuk membangun jalan layang atau jalan tol antara Medan dan Kabupaten Karo, namun hanya saja janji – dan harapan yang diberikan tidak pernah terealisasi,” ungkapnya.

“Jika aspirasi yang di utarakan ini tidak ditanggapi sesuai dengan ungkapan Ketua JPS (Jambur Pergerakan sienterem) Sudarto Sitepu akan ada lagi orasi-orasi berikutnya sampai permohonan mereka di penuhi dengan slogan “Pak Jokowie pemenang 92 % suara, janganlah kami dianaktirikan,” pungkasnya.
(Mr 007)