Home HUKRIM Diduga,Pelaku Cabul Dibawah Umur Lapor di Polsek

Diduga,Pelaku Cabul Dibawah Umur Lapor di Polsek

94
0
SHARE

Sumut,Nisel (faktahukum.co.id)- Orang tua tidak tau di untung sudah dibantu malah mencabuli dan mengancam sebilang parang akan membunuh jika tidak menuruti hasrat bejatnya,hal ini dialami seorang gadis berusia 16 tahun sebut saja Bunga ( Samaran Red)  pada malam hari sekira pukul 19.30 wib rabu (12/06/19) di Desa Amuri Kecamatan Lolowau Ungkapnya “Jumat (5/6/19)

“Pelaku yang sudah tua meminta bantu kepada korban untuk menumpang sepeda motor kebetulan korban disuruh orang tuanya pergi menjemput adeknya searah dengan rumah kakek, pelaku.

Sebelum sampai di depan rumah pelaku, diperjalanan meremas – remas bagian terlarang dibadan korban ‘bunga’dari belakang.

“Bunga” dalam ancaman parang, korban memberhentikan sepeda motornya dengan berteriak minta tolong, karena pelaku menarik baju korban sampai sobek. Saat korban dan pelaku tarek – tarekan kebetulan ada masyarakat yang lewat, pelaku melepaskan tangannya di baju korban,lalu korbanpun terus lari ke arah sepeda motornya yang masih dalam keadaan hidup mesin dan tancap gas “Kata bunga.

Sampai di rumah korban menceritakan musibah pengancaman yang dialaminya kepada orang tuanya, lalu orang tua korban mendatangi kepala Dusun.

Kepala Dusun menjumpai pelaku (OJ) 60, pelaku datang di rumah korban bersama kepala dusun dan mengakui perbuatannya,sampai beberapa masyarakat datang waktu itu dan dibicarakan secara adat.

Masyarakat dan keluarga korban menyaksikan pelaku (OJ) menandatangani surat pernyataan bahwa korban telah melakukan perbuatan yang melanggar Hukum.

Dalam wawancara kepada beberapa masyarakat yang ada pada waktu membuat surat pernyataan itu mengatakan,surat tersebut dirampas oleh ‘OJ’ sambil mengatakan kepada Khomazaro Ndruru (pakcik korban)

“sengaja tidak sengaja saya lakukan ini apakah kau keberatan kalau saya cabuli ponakan kalian?” spontan Khomazaro Ndruru menampar pelaku dengan tangan kiri karena kesal seakan – akan pelaku menyepelekan seluruh keluarga korban.

Pelaku berinisial (OJ) cabul dan pengancaman melapor di Polsek Lolowau atas tamparan yang dilakukan Khomazaro Ndruru. Khomazaro Ndruru menghadiri panggilan Polisi yang pertama kali Kamis, (04/07/2019) langsung ditahan oleh Polsek Lolowau, sementara pelaku cabul dan pengancaman kepada anak di bawah umur masih dalam panggilan Polres Nias Selatan.

Keluarga Khomazaro Ndruru kesal dengan penahanan Khomazaro Ndruru yang dilakukan oleh Polsek Lolowau tanpa ada pertimbangan dan peri kemanusiaan diduga ada pengkondisian memenjarakan Khomazaro Ndruru, oleh oknum yang pernah berbicara kepada keluarga Ndruru. “ucap Ama Pidar”

Berita ini diturunkan belum di ketahui penahanan kepada Khomazaro Ndruru di teruskan atau tidak, tetapi keterangan Kapolsek Lolowau IPTU A. Yunus Siregar kepada Media Fakta Hukum Indonesia, “Khoma” ditahan hanya 1 x 24 jam.(AR/FH02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here