Beranda RAGAM DAERAH Pasca Pembubaran Unras, Kapolresta Banyumas Kunjungi Rektor UMP

Pasca Pembubaran Unras, Kapolresta Banyumas Kunjungi Rektor UMP

135
0
BERBAGI

Purwokerto, (faktahukum.co.id) – Pasca aksi unjuk rasa penolakan Undang-undang Cipta Kerja yang dibubarkan oleh petugas pengamanan yang berlangsung hingga malam hari, beredar tentang kerusuhan aksi di Banyumas.

Atas insiden tersebut, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, S.I.K., didampingi Kabag. Sumda. Kompol Mugiman, Kasat Intel Kompol Sulistyo, Kasat. Reskrim. AKP. Berry, Kasat. Lantas AKP. Ryke, Kasat. Sabhara.AKP. Aldino dan Kapolsek Kembaran AKP. Sukiyah mengunjungi kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jumat (16/10/20).

Dalam kunjungannya, Kapolresta Banyumas menyampaikan, bahwa petugas melakukan pembubaran aksi masa yang sebagaian besar adalah Mahasiswa tersebut, dikarenakan massa melakukan aksinya yang sudah melampaui batas waktu, sesuai dengan ketentuan.

“Bahwa Petugas Kepolisian sudah melakukan pengamanan secara humanis dengan tetap melakukan negoisasi, agar massa mau membubarkan diri dan kembali ke rumah masing masing. Namun, tidak diindahkan,” ungkap Kapolres.

Selanjutnya, Kapolres pun menjelaskan, ketentuan batasan waktu melakukan demonstrasi, ” Seharusnya aksi diakhiri sampai dengan pukul 18.00 Wib, sekalipun masih diberi kelonggaran waktu oleh petugas, namun sampai dengan pukul 20.00 Wib masa tetap tidak mau bubar, pembubaran massa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (S.O.P) dengan penyemprotan Water Canon dan Gas Air Mata terpaksa dilakukan agar massa membubarkan diri,” pungkasnya.

Masih di lokasi yang sama, menanggapi penyampaian dari Kapolres Banyumas, Dr. Anjar Nugroho selaku Rektor UMP mengatakan, bahwa berkaitan dengan kejadian tersebut, kedepan dimungkinkan ada hal-hal yang akan menjadi pemicu yang dapat menimbulkan reaksi lebih besar.

“Hal tersebut yang harus diantisipasi, karena saat ini sudah beredar luas vidio dan berita yang menampilkan seolah kejadian pembubaran demo seperti perang dan mencekam,” ujar Rektor.

Usai kunjungan, Kapolresta bersama Rektor UMP melaksanakan Press Conference, dengan harapan dapat meredam reaksi masyarakat yang kontra terhadapĀ pembubaran paksa aksi unjukrasa di alun – alun Purwokerto pada Kamis (15/10) malam.

Penulis : Sugito/Hms
Editor: Bonding