Beranda NASIONAL Otoritas Bandara Internasional Juwata, Adakan Latihan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD)

Otoritas Bandara Internasional Juwata, Adakan Latihan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD)

834
0
BERBAGI

TARAKAN, (FHI)- Masyarakat Kota Tarakan merasa kaget dengan adanya suara sirene dari mobil Petugas yang sedang melakukan simulasi penyelamatan korban pesawat yang dilakukan tepatnya di lapangan Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kaltara, (12/09/17).

Acara ini dilakukan dalam rangka pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar oleh otoritas Bandara Internasional Juwata Tarakan yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Dengan melibatkan 165 orang yang diantaranya adalah Pelajar dan beberapa instansi yang berperan yakni Petugas Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran(PKPPK) Bandara internasional Juwata,anggota Pangkalan Udara(Lanud),polres,Basarnas, Petugas rumah sakit,dan beberapa instansi terkait lainnya yang sudah disiagakan.

Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD), menggambarkan sebuah insiden kecelakaan pesawat yang menimpa Pesawat Bekantan Air dengan type Boeing 737/900 ER di landasan pacu Bandara Internasional Juwata Tarakan.

Diketahui, pesawat Bekantan Air dari Balikpapan tujuan Tarakan mengalami kerusakan pada mesin 2 sehingga menyebabkan mesin tersebut terbakar dan mengeluarkan asap. Dengan satu mesin yang masih berfungsi,menyebabkan pesawat mengalami turbulensi hebat dan harus melakukan pendaratan darurat.Pilot Bekantan Air menghubungi tower Bandara Internasional Juwata Tarakan.Mengetahui adanya keadaan darurat,Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan,Hemi Pamuraharjo langsung menghubungi Petugas keamanan dan menetapkan status siaga dua.

Pesawat Bekantan Air yang melakukan pendaratan darurat,mengalami pendaratan yang tidak sempurna dan pesawat pun tergelincir hingga diujung landasan pacu.Petugas yang sudah siaga langsung memberikan pertolongan.

Pesawat yang membawa penumpang sebanyak 140 orang tersebut segera diberikan pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit,dan adapun rincian penumpang kecelakaan pesawat sebagai berikut, 100 orang luka ringan,20 orang luka sedang,18 orang luka berat,dan 2 orang yang dinyatakan meninggal.

“Dari skenario latihan PKD tersebut, Hemi Pamuraharjo berharap jika kedepannya terjadi kecelakaan pesawat, Petugas Bandara sudah bisa  siap siaga, latihan berjalan dengan lancar. PKD ini merupakan latihan besar dan menggunakan anggaran mencapai Rp. 200 juta, dan ini nantinya akan diaudit, karena ini menggunakan anggaran yang cukup besar maka akan kita lelang dan akan ada Event Organizer (EO),”tutupnya. (Muh. Nafsir)