Beranda HUKRIM Melalui Satgas Kampung Tangguh Anti Narkoba, Polisi Ungkap Peredaran Sabu

Melalui Satgas Kampung Tangguh Anti Narkoba, Polisi Ungkap Peredaran Sabu

100
0
BERBAGI

Lebak, (faktahukum.co.id) – Melalui Satuan tugas kampung tangguh anti Narkoba yang dicanangkan oleh Kepolisian telah membuktikan dampak positifnya dengan langsung memberikan informasi kepada pihak Kepolisian, kemudian dilakukan penyelidikan dan pengungkapan peredaran Narkoba jenis sabu di wilayah Kab. Lebak, Prov. Banten.

Kasat Resnarkoba Polres Lebak, AKP Ilman Robiana, S.H., mengatakan, terungkapnya kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang bukti 40 paket sabu dan menangkap pelaku SH berawal dari  informasi Satgas Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kecamatan Curugbitung.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat yang tergabung dalam Kampung Tangguh Anti Narkoba, kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti 40 paket bisa terungkap,” kata Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Ilman Robiana, SH

Seperti kita ketahui bersama, Kampung Tangguh Anti Narkoba yang dicanangkan oleh Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra, pada tanggal 25 Agustus 2021 di Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung memberikan dampak positif dalam pemberantasan Narkoba.

Seluruh komponen masyarakatpun berkomitmen wilayah atau kampungnya bersih dari Narkoba.

“Saya sangat meapresiasi kepada seluruh komponen masyarakat, atas dukungan dan kerjasamanya dalam mewujudkan Kampung Tangguh Anti Narkoba,” papar Kasat Narkoba Polres Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K. melalui Wakapolres Lebak Kompol Bambang Supeno, S.I.K., dalam press conference nya mengatakan, Satresnarkoba Polres Lebak Polda Banten kembali mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Lebak, dan menangkap satu orang Pelaku Inisial AH, (38), Warga Desa  Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak,” kata Bambang, Jum’at (17/9/2021)

Bambang mengungkapkan, dari pelaku AH, Satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak Polda Banten mengamankan 40 bungkus plastik berisikan sabu yang disimpan di tiga bungkus rokok, satu unit timbangan digital, satu unit handphone merk samsung type A50 warna hitam, Pipet (pipa kaca) sebanyak 20 buah.

“Pelaku ditangkap di rumahnya di Kp. Cilodong, Desa Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, pada hari Rabu  tanggal 15 September 2021,” ungkap Bambang

Wakapolres juga menjelaskan daerah operasi pelaku, AH mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, kita  masih melakukan pengembangan dan mengejar jaringan diatasnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup” tegas Bambang

Terakhir Wakapolres Lebak mengimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Lebak, untuk tidak mencoba-coba Narkoba.

“Narkoba itu tidak memandang apakah orang kaya, orang miskin, apakah dia punya pangkat maupun jabatan, semua masuk, baik di kota maupun di kampung, oleh sebab itu silahkan masyarakat apabila ada yang mencurigakan terkait peredaran Narkoba, segera laporkan ke Polres Lebak,” tutupnya.

Penulis: Putra.             Editor: M. J.