Beranda PENDIDIKAN Masa Pandemi Covid-19, Siswa MIN 2 Lomba Puisi Secara Daring

Masa Pandemi Covid-19, Siswa MIN 2 Lomba Puisi Secara Daring

219
0
BERBAGI

Pandeglang-Banten, (faktahukum.co.id) – Siswa Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pandeglang menggelar lomba membaca puisi untuk seluruh siswa, secara daring dan luring, Rabu (20/1/21). Kegiatan tersebut, dalam menumbuhkan motivasi siswa untuk terus belajar dalam keadaan masa Pandemi Covid-19.

Kepala MIN 2 Pandeglang Lilis maryati mengatakan, mengapresiasi serta mendukung kegiatan tersebut hasil dari inovasi dewan guru.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, saya sangat mengapresiasi, dan mendukung satu program atau inovasi dewan guru MIN 2 Pandeglang, karena kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan kecerdasan siswa, meningkatkan minat bakat, mebangun karakter siswa yang siap berprestasi, tentunya dengan mendorong gerakan sekolah yang menyenangkan, maka akan hilang rasa bosan, kegundahan siswa terhadap pandemi,” tuturnya.

Untuk itu, kata dia, dalam kegiatan tersebut tetap mengoptimalkan protokol kesehatan. Sehingga, pihaknya tidak menghadirkan semua siswa, dengan melalui daring.

“Insyallah, kegiatan ini akan tetap kami pertahankan dan mungkin kedepan ada acara-acara yang sangat luar biasa, kalo bisa menyentuh Se – Kecamatan, Kabupaten, atau Provinsi, bahkan hingga tingkat Nasional,” ucapnya.

Sementata itu, Iis Siti Nurazizah ketua pelaksana mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dalam rangka membangun motivasi belajar, minat dan bakat, kolaborasi antara pihak sekolah siswa guru dan wali siswa, menghilangkan rasa jenuh bosan belajar di rumah.

“Kebetulan tema yang diangkat pada lomba membaca puisi ini yaitu sesuai dengan judul puisi ‘Rindu Sekolah’ karya salah satu guru kami di MIN 2 Pandeglang, yaitu bapak Asep Saya Hidayatullah,” katanya.

Asep Saya Hidayatullah guru MIN 2 Pandegeglang sekaligus penulis puisi, mengatakan, kegiatan tersebut kedepan agar meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa dan wali siswa seluruh dewan guru, sehingga menggunakan situasi covid-19 ini lebih produktif dengan menciptakan sebuah karya salah satunya puisi.

“Saya sengaja membuat puisi ini, untuk mengungkapkan rasa kangen siswa terhadap sekolah skaligus membangun budaya literasi di masa pandemi,” ujarnya.

Penulis: Riyan. Editor: Ade’M.