Beranda EKONOMI Malam 21 Ramadhan Pasar Rakyat Wonokerto Sale Diresmikan

Malam 21 Ramadhan Pasar Rakyat Wonokerto Sale Diresmikan

1654
0
BERBAGI

Rembang, (faktahukum.co.id) – Pasar Wonokerto Sale yang terletak di Desa Wonokerto Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang akhirnya diresmikan, peresmian bertepatan dengan malam 21 Ramadhan 1439 Hijriyah, yakni pada hari Selasa (05/06/2018) sore hari sampai dengan malam.

Acara secara resmi dibuka Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz, S.Pd.I bersama forkopinda. Setelah selesai acara peresmian, buka puasa bersama juga diadakan dengan masyarakat Wonokerto. Peresmian digelar kabarnya karena desakan masyarakat setempat agar pasar dapat dipakai jualan oleh masyarakat dan bisa resmi.

Pasar Wonokerto Sale dibangun pada tahun 2017 dengan dana APBN, awal proses pembangunan sempat menuai kontroversi. Sebab, perusahaan pemenang tender lelang tersandung blacklist oleh LKPP, namun telah diselesaikan secara cepat oleh Pemkab Rembang.

Meski berstatus sebagai pasar Kabupaten, pedagang bisa sangat bebas jualan tanpa dipungut retribusi daerah, hal itu karena belum ada proses serah terima dari Kementerian kepada Pemkab Rembang.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Ahsanudin, saat bebicara diatas forum peresmian, menyampaikan, bahwa pembangunan pasar ini merupakan salah satu program Bapak Presiden Joko Widodo untuk pembangunan pasar rakyat dengan tipe C.

“Jadi kenapa kita melihat banyak los yang seperti penjual daging, karena secara nasional prototipenya C seperti ini dari Kementerian perdagangan, dari proses yang telah terselesaikan ini, pasar rakyat ada puluhan kios dan ratusan los,” paparnya.

Lebih lanjut, Ahsanudin menilai, pasar ini menjadi idaman masyarakat Sale, karena sebelumnya tidak ada pasar yang besar di Sale, pedagang dari Sale sebelumnya banyak berjualan di Kecamatan Sedan bahkan sampai Tuban dan Bojonegoro Jawa Timur. Dengan adanya pasar ini, diharapkan perekonomian bisa tumbuh pesat.

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz S.Pd.I, juga menyampaikan, masyarakat memang menghendaki keadaan pasar apapun itu kondisinya agar dapat dimanfaatkan dan lebih baik dimanfaatkan sembari menunggu proses serah terima.

“Kami meminta pada bapak menteri perdagangan, bagaimana kalau pasar ini dimanfaatkan, kita surati, balasanya boleh dipakai dan lebih baik dipakai, tetapi tidak boleh menarik retribusinya selama belum diserahkan kementerian pada pemerintah daerah,” jelasnya.

Selanjutnya, Bupati Rembang menegaskan, salah satu cita-cita Pemkab Rembang adalah bagaimana pasar kabupaten tersedia layak dan ada di tiap kecamatan.

Setelah Pasar Sale menurut Bupati, pasar akan dibangun di kecamatan Gunem lalu Sumber. Pemerintah ingin agar peningkatan gerakan ekonomi bejalan, salah satunya adalah dengan pembangunan pasar rakyat. (handoko)