Beranda RAGAM DAERAH Laporan Kurang Alat Bukti, Lemah Diproses Hukum

Laporan Kurang Alat Bukti, Lemah Diproses Hukum

207
0
BERBAGI

Padang-Sumbar, (faktahukum co.id) – Laporan masyarakat yang masuk ke kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat terkait dugaan penyimpangan pekerjaan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah, masih banyak yang lemah jika diproses hukum.

“Laporan masyarakat tersebut lebih kepada hal pribadi yang bernuansa ketidak puasan, sehingga materi laporannya kurang didukung dengan alat bukti,” kata Kasi Penkum Kajati Sumbar Yunelda, S.H.

Saat bincang – bincang bersama awak media  di kantornya jalan Raden Sale, kota Padang, Jumat (26/2/21), beberapa waktu lalu.

“Mestinya masyarakat melakukan kroscek dulu terhadap kasus yang akan dilaporkan, baik dari isi laporan dan bukti pendukung laporan tersebut. Supaya nanti nya kasus yang dilaporkan memiliki kekuatan dalam proses hukumnya,” tutur Yunelda.

Kondisi tersebut kata Yunelda, menggambarkan kecendrungan masyarakat sangat peka terhadap persoalan hukum yang terjadi di dekatnya, namun tidak dibarengi dengan pemaham hukum yang baik.

“Akibatnya masyarakat main lapor saja tanpa mengkaji lebih dalam persoalan yang dilaporkannya, sehingga laporan demikian tidak dapat diproses hukum,” ungkapnya.

Proses hukum lebih lanjut atas laporan masyarakat tersebut ditentukan sekali pada alat bukti yang singkron dengan isi laporan. Misalnya menyoal pekerjaan tidak sesuai dengan bestek, dalam laporan tersebut harus jelas menerangkan yang dimaksud dengan tidak sesuai bestek, kemudian didukung dengan bukti fisiknya.

“Contohnya, kalau kita menyebutkan pekerjaan proyek itu telah di PHO tapi kondisi sebenarnya belum selesai dikerjakan, mesti ada bukti fisik menyatakan kondisi demikian guna mendukung laporan, jika tidak sulit laporan masyarakat tersebut mendapat proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Untuk itu, kepedulian masyarakat terhadap persoalan hukum yang terjadi di lingkungannya perlu diberikan apresiasi.

“Masyarakat juga diminta sebelum melaporkan lakukan cek and ricek kembali laporan tersebut sebelum disampaikan kepada pihak penegak hukum,” ujarnya.

Penulis: RN/DM.     Editor: Ade’M.