Beranda NASIONAL KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Juarsah Sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Juarsah Sebagai Tersangka

248
0
BERBAGI

Jakarta, (faktahukum.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muara Enim, Juarsah sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap terkait dengan proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan pada tahun anggaran 2019.

KPK menetapkan Juarsah setelah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk melanjutkan gelar perkara, kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto. Pihaknya menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait dengan proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim pada TA-2019.

“Bersamaan dengan dilakukannya penyidikan sejak 20 Januari 2021, KPK selanjutnya menetapkan satu tersangka yakni Juarsah Bupati Kabupaten Muara Enim,” terang Karyoto saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/02/21).

Tersangka Juarsah dilakukan penahanan pertama selama 20 hari, terhitung sejak 15 Februari sampai 6 Maret 2021 di Rutan Negara Kelas I Jakarta Timur, Cabang KPK Kavling C1 (Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK guna untuk penyidikan lebih lanjut.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, tersangka Juarsah akan diisolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1,” tambah Karyoto.

Tersangka Juarsah disangkakan karena telah melanggar Pasal 12 Huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dimana dalam Perkara ini, berawal dari kegiatan tangkap tangan KPK pada tanggal 3 September 2018 dan telah menetapkan lima tersangka, yaitu Bupati Muara Enim 2018—2019 Ahmad Yani, mantan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Elfin MZ Muhtar, Robi Okta Fahlefi dari unsur swasta, mantan Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Aries H.B., dan mantan Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Ramlan Suryadi.

“Kelima tersangka tersebut telah disidangkan dan diputus pada tingkat Pengadilan Tipikor Palembang dengan putusan bersalah dan telah berkekuatan hukum tetap,” tandas Karyoto.

Dimana Juarsah sendiri menjadi Bupati Definitive setelah di lantik Gubernur Herman Deru tanggal 11 Desember 2020 lalu sebagai Bupati Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan.

Diketahui sebelumnya Juarsah menjabat Wakil Bupati Muara Enim yang kemudian ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati kurang lebih selama sembilan bulan sejak menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri RI tentang penetapan sebagai Plt Bupati Muara Enim yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel di Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada tanggal 23 Maret yang lalu.

Penulis : Alian
Editor : Bonding Cs