Beranda RAGAM DAERAH KPK Bersama Tim Ahli dan Konsultan Ambil Sampel Cor Beton Proyek Jalan...

KPK Bersama Tim Ahli dan Konsultan Ambil Sampel Cor Beton Proyek Jalan di Ogan Ilir

176
0
BERBAGI

Indralaya – Belasan orang yang terdiri dari anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama tim ahli Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dan Konsultan, mengambil uji sampel cor beton dengan menggunakan alat bernilai ratusan juta yaitu core drill.

Pengambilan sampel cor beton berlangsung selama dua hari, terhitung mulai Rabu (8/9/21) hingga Kamis (9/9/21).

Total sampel cor beton yang diambil sebanyak 35 sampel, dan cor beton tersebut akan diuji di Laboratorium Polsri.

Pada Rabu (8/9/21) sampel cor beton diambil sebanyak 20 buah, seperti di ruas jalan Desa Pelabuhan Dalam-Indralaya sepanjang 4 km atau per-ruas diambil satu titik sampel untuk ukuran 200 meter dan proyek tersebut bernilai hampir Rp18 miliar.

Sementara pada Kamis (9/9) sampel cor beton diambil 15 buah untuk proyek ruas jalan sepanjang 3 km yang berada di Desa Tanjung Miring senilai Rp12 miliar.

Ketua tim Ahli Polsri H. Zainuddin mengatakan, pihaknya bersama enam orang anak buahnya mengambil sampel cor beton menggunakan core drill dengan cara mengebor atau melobangi jalan cor beton.

Menurutnya core drill tidak bisa bekerja sendiri, namun untuk menghidupkannya harus dibantu dengan mesin genset dan air. Selain itu, mereka juga menggunakan linggis, cangkul, semen, batu, pasir, meteran, mistar dan sebagainya untuk mengukur ketinggian jalan dan mengecor jalan yang sudah dilobangi.

“Uji sampel cor beton ini nantinya akan kita bawa ke Lab Polsri, kemungkinan sebulan hasilnya bisa keluar. Jadi nanti yang kita bawa sampel cor betonnya 35 buah. Kita hanya mengeluarkan angka bukan keputusan, misalnya sesuai RAB atau tidak. Tinggal pihak KPK-lah yang menentukannya, yang jelas hasil angka ketebalan dan uji mutu cor-an nanti kita kirim ke KPK RI,” ujar H. Zainuddin selaku Ketua tim Ahli Polsri, Kamis (9/9/21).

Untuk kegiatan ini lanjutnya, kita tidak hanya disaksikan anggota KPK RI, namun juga dari ASN Pemkab OI, anggota konsultan PT. Permata Trakindo dan anggota Mapolres OI,” lanjutnya.

Dalam pemeriksaan cek fisik tersebut, juga hadir beberapa orang ASN PUPR OI, yang juga turut serta dalam melakukan pengecekan pemeriksaan fisik volume dan mutu terhadap proyek jalan cor beton di Desa Tanjung Miring Kecamatan Muarakuang dan di ruas jalan Desa Pelabuhan Dalam-Inderalaya.

Turut hadir dalam pengecekan tersebut, mantan Kepala Dinas PUPR Jun, sekaligus sebagai Pengguna Anggaran (PA) dan Fir selaku PPTK serta pengawas lapangan, tim PHO Mar dan pihak ULP Mus yang ikut dalam memeriksa kedua proyek cor beton tersebut.

Mantan Kadis PUPR OI Jun mengatakan, dirinya disini hanya memantau dan melihat saja. ”ini kan masih tanggung jawab dari Kadis lama yaitu AS. Kalo saya masuk pas akhir 2018/2019, jadi tidak tahu apa-apa. Sebenarnya ini bukan urusan saya, disini hanya memantau saja,” ujarnya.

Selain itu, Kanit Tipikor Mapolres OI Iptu Racmat Jakatara mengatakan, pihaknya hanya melakukan pemantauan pengawasan, pengamanan dan pengawalan terhadap penyidik KPK RI, untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan fisik volume dan mutu terhadap pekerjaan peningkatan jalan ruas tersebut,” tuturnya.

Menurut salah satu warga Desa Tanjung Mereng Kecamatan Rambang Kuang, Saidin mengatakan, dirinya sangat senang dengan kedatangan anggota KPK RI bersama tim Ahli dan Kepolisian.

“Ya jalannya baru 2 tahun sudah rusak banyak batu-batu koral yang timbul, mungkin kurang semen. Memang harus diusut tuntas kasusnya agar pihak yang bersalah bertanggung jawab, kalau memang ada pelaku korupsi harus ditangkap,” tegasnya.

Penulis : Alian