Beranda RAGAM DAERAH Kepengurusan DPD PJID Nusantara Resmi Dilantik Masa Bhakti 2021-2026

Kepengurusan DPD PJID Nusantara Resmi Dilantik Masa Bhakti 2021-2026

115
0
BERBAGI

Gayo Lues – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Nusantara (PJID-N) melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aceh dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gayo Lues dan pengurus DPD PJID-N Kabupaten/Kota se Provinsi Aceh Masa Bhakti (2021 – 2026) yang digelar di Hotel Linge Land Lut tawar Aceh Tengah Minggu (21/11/2021) kemaren.

Setelah dilantiknya Ketua DPW Aceh. Selanjutnya, pelantikan pengurus DPD PJID-N se Aceh langsung dilakukan Ketua DPW PJID-N Provinsi Aceh S.Ramadhan Djamil.

Adapun pengangkatan sumpah dan janji serta penyerahan bendera petaka dipimpin langsung Ketua DPP PJID-N Ismail Sarlata.

Dalam sambutannya Ketua DPP PJID-N Ismail Sarlata menyampaikan kepada wartawan, tidak ada kriminalisasi terkait pemberitaan kasus ITE karena pihak dari penegak hukum dengan Dewan Pers telah melakukan kesepakatan terkait hal tersebut namun tidak dan belum di sosialisasikan.

“Disini kami ingin memberikan masukan terkait wartawan yang dikriminalisasi, kami mohon kepada aparat penegak hukum tidak melakukan kriminalisasi kepada jurnalis, dengan mengatas namakan ITE. Jurnalis bekerja dilindungi oleh Undang-undang pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999, jika jurnalis yang bernaung di bendera PJID-N mendapatkan perlakuan seperti ini, maka kami akan mengambil langkah tegas dengan melakukan orasi di seluruh Republik Indonesia,” kata Ismail Sarlata.

Selain itu lanjutnya, PJID-Nusantara merupakan organisasi wartawan yang bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan mengikuti Pelatihan dan Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“PJID Nusantara hendaknya dapat menjadi suatu kebanggaan untuk Aceh, agar organisasi ini terus berkibar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh serta Provinsi lainya di Indonesia,” tutur Ismail.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Indonesia Provinsi Aceh terpilih S.Jamil Ramadhan mengajak seluruh anggota pengurus PJID-N untuk tidak mempublikasikan berita Hoaks, untuk mementahkan asumsi masyarakat tentang jurnalis yang kurang profesional.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama bergandeng tangan agar wartawan yang bernaung di bendera Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Nusantara,agar menjaga marwah kita sebagai wartawan yang betul-betul jurnalis yang profesional,” tutur Jamil.

Di tempat yang sama, Ketua DPD PJID-N Gayo Lues terpilih Armansyah merasa optimis membawa organisasi PJID-N Gayo Lues menuju insan jurnalis yang profesional di era melenium digital dan tetap mengacu kepada undang-undang nomor 40 Tahun 1999 serta kode etik jurnalistik dan tidak pernah keluar dari koridor diatas.

Selain itu lanjut Arman, dirinya berharap kepada pengurus/insan pers khususnya di jajaran kepengurusan DPD PJID-N Gayo Lues, hendaknya dalam menjalankan fungsi perannya sebagai kontrol sosial sebagai pilar IV, harus selalu bertanggung jawab terhadap publik dan siap mensukseskan program pemerintah baik pusat dan daerah, agar karya tulisan wartawan tersebut akan dicatat sebagai Hak Harta Kekayaan Intlektual (HAKI).

Wartawan, tugas dan fungsinya mencari, mengolah data, menayangkan ke Publik, demi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan perlunya Informasi. Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari wartawan itu dilindungi oleh Undang-undang nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

“Jika ada oknum yang Menghalang-halangi tugas jurnalis di lapangan baik itu dalam peliputan atau pencarian fakta, segera melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) sesuai undang-undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Bab VIII Pasal 18,” tutup Arman. (Rauf Ariga).