Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
NASIONAL

Kecewa Tak di Izinkan Penggunaan Stadion, Kader PKS Tumpah Ruah di Jalan Jendral Ahmad Yani

×

Kecewa Tak di Izinkan Penggunaan Stadion, Kader PKS Tumpah Ruah di Jalan Jendral Ahmad Yani

Sebarkan artikel ini

KOTA BEKASI – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meradang, pasalnya acara senam bersama bacapres Anies Baswedan seyogyanya digelar di Stadion Patriot Candrabaga, mendadak dibatalkan oleh plt Walikota Bekasi.

Menyebabkan kader-kader PKS yang sudah datang tumpah ruah memadati sepanjang jalan Jendral Ahmad Yani depan stadion Patriot Candrabaga (Sabtu,29/7/2023)

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Dalam pantauan wartawan awak media yang datang di lokasi, bertemu dengan Legislator PKS, H, Bambang Purwanto, beliau menyampaikan kekecewaannya atas pembatalan Plt Walikota secera sepihak dan sangat mendadak padahal sudah mengantongi ijin.

“Kami kecewa dengan PLT Walikota, yang membatalkan sepihak dan mendadak, padahal hari rabu kemarin kami sudah mengantongi ijin pelaksanaan senam PKS bersama Anies Baswedan di Stadion Patriot Candrabaga ini” ujar Bambang Purwanto

BACA JUGA :   Kapolres Bogor Sertijab Jabatan Kapolsek 

ketika dikonfirmasi alasan pembatalan karena akan digunakan untuk Pertandingan Liga 1, dan sudah diberikan alternatif lokasi penganti yaitu di lapangan Multiguna, legislator PKS ini menyangkal.

“PLT Walikota Tri Adhianto tidak memberikan solusi apapun, hanya memberikan alasan yaitu stadion akan digunakan pertandingan sepak bola liga 1 nanti malam, padahal dia sudah menandatangani ijin untuk dipakai acara Senam PKS bersama Anies Baswedan

Ini menandakan buruknya kepemimpinannya, dan sangat kental motif politiknya untuk menjegal Bacapres yang PKS usung yaitu Anies Baswedan” ungkap Bangpur sapaan akrab beliau.

lebih lanjut Bangpur mengatakan “Sekarang terpaksa kami tumpah ruah di sepanjang jalan ini (Jl Jendral Ahmad Yani red), karena kader PKS dipekirakan ada sekitar 15.000 orang yang siap hadir untuk senam bersama dan menyambut bacapres Anies Baswedan” pungkasnya (Bambang s)

Faktahukum on Google News