Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
RAGAM DAERAH

Kasrem 133/NW Hadiri Kegiatan Peringatan Harganas Ke-30 TA 2023

×

Kasrem 133/NW Hadiri Kegiatan Peringatan Harganas Ke-30 TA 2023

Sebarkan artikel ini

GORONTALO – Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/Nani Wartabone Kolonel Inf Mochmamad Arief Hidayat menghadiri kegiatan peringatan Hari keluarga Nasional ( HARGANAS) ke-30 TA.2023.

Dengan tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju”, bertempat di Kantor perwakilan BKKBN Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe, Desa Toto Selatan Kec. Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Jum’at (28/7/2023).

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Dra.Hj.Hartati Suleman,M.Pd., kabid OPD BKKBN Provinsi Gorontalo Ade.Anwar., M.Si., Kasie pemberdayaan masyarakat BKKBN Bone Bolango Aisya Pakaya SE.

Kabid Humas Dinas Sosial Kota Gorontalo Armin Biri, S.T., Dinas Sosial Kota Gorontalo Olivia Yuliana Asiku, Kabag P3A PPKB BKKBN Provinsi Gorontalo Indra Lapananda S.sos, Staf pegawai BKKBN Provinsi Gorontalo.

BACA JUGA :   Jelang Nataru 2022/2023, Lapas Cibinong Gelar Razia Gabungan

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Dra. Hj. Hartati Suleman, M.Pd., menyampaikan Harganas ini merupakan program wajib yang diselenggarakan di setiap provinsi yang ada di Indonesia.

Sasaran utama dalam peringatan Harganas Ke-30 ini yakni mengurangi angka stunting di semua wilayah khususnya di Provinsi Gorontalo.

“Saat ini, dari data yang ada stunting di Provinsi Gorontalo menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) masih menduduki angka 23,8 persen dan secara nasional, Provinsi Gorontalo berada di angka 21,6 persen. Jadi angka stunting di Provinsi Gorontalo ini masih cukup tinggi mengingat di tahun 2024 target anak stunting hanya 14 persen,” terangnya.

Di tahun 2022 hingga tahun 2023, angka stunting di Provinsi Gorontalo memang menurun, namun penurunan angka stunting tersebut hanya berkisar di 5,2 persen, selain itu yang menjadi sasaran utama juga pada Harganas kali ini adalah penguatan peran keluarga dalam percepatan turunnya angka stunting.

BACA JUGA :   Pemkab Barut Terima 12 Dokter Internsip dan Dua Dokter Pendamping dari Kemenkes

Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan praktek pengasuhan baik dalam menciptakan lingkungan yang memenuhi standar kesehatan, dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Gorontalo.
(Akt Tim YD).

Faktahukum on Google News