Beranda KESEHATAN Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar Lakukan Kunjungan Bakti Sosial Korban...

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar Lakukan Kunjungan Bakti Sosial Korban Campak Di Kab Asmat

708
0
BERBAGI
Serah terima bantuan Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar kepada Bupati Kabupaten Asmat

Jayapura, (faktahukum.co.id) – Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar meluncur ke Kabupaten Asmat guna melakukan kegiatan bakti sosial terhadap para korban yang terjangkit penyakit campak. Rabu,(17/01/2018).

Kunjungan Kapolda Papua di RSUD Asmat

Kapolda Papua berserta rombongan yang berangkat pada pukul 09.30 WIT menggunkan pesawat twin Outter itu tiba di bandara Agast pada pukul 10.15 WIT, langsung melanjutkan perjalanan laut menggunakan speed bot. Perjalanan yang ditempuh sekitar 15 menit itu, Kapolda Papua langsung berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asmat dan mengunjungi posko bencana.

Selain itu, Kapolda Papua juga melakukan rapat koordinasi yang membahas tentang penanganan campak dan gizi buruk yang bertempat di aula Kesbangpol Kabupaten Asmat.

Rapat Koordinasi Kapolda Papua

Kegiatan Kapolda Papua itu, juga dihadiri Bupati Asmat, Danrem 174 merauke, Kapolres Asmat, Pemda Asmat, Kepala Dinas Kesehatan Asmat, Dir Polar, Wadir Binmas, Orari, Sekertaris Dinas Kesehatan Prov Papua, dr. Silwanus Sumule, Ketua DPRD kabupaten asmat, Yusak Bokowi, dan Puskes mabes TNI.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengungkpkan bahwa sudah dilaksanakan kordinasi yang intinya ingin berbuat sesuatu terkait tentang krisis bidang kesehatan di Kabupaten Asmat. “Kita bentuk satgas baksos dan kesehatan,kKita upayakan sumbagsih tenaga plus barang bantuan Kemaren para BUMN yang ada di Jayapura seperti Pertamina, Bank BRI, Bank Papua, PT Freport Indonesia mengumpulkan bama,  Kami mewakili seluruh yang kita undang serta berkeinginan berikan bantuan akan kita serahkan kepada Bapak Bupati,” ujarnya.

“Mudah-mudahan bantuan atas dasar solidaritas ini menjadi hal yang meringankan masyarakat di kabupaten Asmat. Sebagai sesama masyarakat di Papua ini yang perlu kita tekankan adalah solidaritas sosial. Tenaga medis yang kami bawa akan bergabung dengan TNI dan Dinas Kesehatan,” ujarnya lebih lanjut. (Arif)