Home HUKRIM Kapolda Kalteng Pimpin Penangkapan 15 Teroris di Palangka Raya

Kapolda Kalteng Pimpin Penangkapan 15 Teroris di Palangka Raya

144
0
SHARE

Palangka Raya.Kalteng, (faktahukum.co.id)-Densus 88 Anti Teror dibantu Polda Kalimantang Tengah (Kalteng) menangkap terduga teroris kelompok Uzla pimpinan Abu Hamzah jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) eks kelompok pelatihan Gunung Salak Aceh di sebuah barak/kos-kosan Jalan Pinus Permai Kota Palangka Raya, Senin (10/6/19) sekira pukul 16.30 WIB.

Penangkapan terduga teroris yang berbaiat dan berafiliasi ke Abu Bakar Al Bagdadi pentolan ISIS Syiria dan Irak ini dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko.

“Kami berhasil mengamankan 15 orang terduga teroris, yang terdiri dari enam laki-laki dewasa, empat perempuan dewasa dan lima anak-anak,” terang Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Irjen Pol Drs Anang Revandoko.

Dua orang terduga teroris, lanjutnya, merupakan DPO Densus 88 yaitu Tommy dan Abdullah sedangkan dua orang perempuan dewasa Nur Aminah (19) dan Maya (24) kakak beradik warga Anjir Mambulai Tengah Kab. Kapuas, Kalteng. Maya adalah istri terduga teroris Abu Naufal alias Ansari warga Kota Palangka Raya.

“Selebihnya, terduga teroris berasal dari NTB, Poso, Sulawesi dan Sumatera Utara,” ungkap Hendra.

Kabidhumas mengungkapkan, jaringan terduga teroris ini rencana berangkat ke Jakarta guna bertemu dengan Abu Zahra yang juga DPO eks pelatihan Gunung Salak Aceh. Selanjutnya mereka akan menuju ke Sumatera untuk mencari lokasi Uzla (lokasi sepi untuk mengumpulkan bekal, red).

“15 orang yang berhasil kami amankan yaitu empat laki-laki dewasa yaitu Rasmin, M. Rusdi, Supriyaldi dan Ansari. Empat perempuan dewasa, Aisyah, Raidatul Jannah, Nuramimah dan Maya serta lima anak-anak,” jelas Hendra.

Untuk barang bukti, lanjutnya, polisi berhasil mengamankan 10 telpon seluler, satu unit laptop, parang, buku tabungan, passport milik Ansari, satu toples diduga potassium dan buku berjudul tegar di atas tauhid.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Kalteng saat kegiatan press conference di Mapolda setempat, Selasa (11/6/19) sore.

Menurutnya, pelaku yang di kenal dengan inisial P dan A merupakan sisa dari kelompok Akuhamsah perakit bom yang ada di Gunung Salak Aceh, yang tergabung dengan kelompok JAD yang sudah dibaiat. Dan di Kalimantan Tengah sudah ada kelompok, yaitu ada beberapa kelompok dari Aceh dan satu lagi dari Makasar.

“Ini merupakan keberhasilan bersama dari Tim Densus 88 dan Tim Polda Kalteng bersama dengan BIN dibantu oleh tokoh-tokoh yang ada di Kalteng, sehingga bisa mengamankan kelompok terduga pelaku teroris yang juga merupakan DPO dari Polri yang mana pelaku sudah melakukan pelatihan di Aceh,” ungkap Kapolda.

Analisa Densus 88 Polri bahwa mereka sudah menargetkan untuk Kalimantan Tengah merupakan tempat untuk pengasingan diri dan upaya pelatihan serta mencari logistik yang di undang seseorang yang saat ini masih di selidiki.”ungkapnya (@lie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here