Beranda RAGAM DAERAH Jelang Musda KNPI Kota Sukabumi, Ketua GMNI Sukabumi Raya Angkat Bicara

Jelang Musda KNPI Kota Sukabumi, Ketua GMNI Sukabumi Raya Angkat Bicara

115
0
BERBAGI

Sukabumi, (faktahukum.co.id) – Hari ini dinamika politik menjelang perhelatan Musda DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Sukabumi, mulai kencang bermunculan di publik.

Semua pemuda yang diusung dari OKP nya merupakan pemuda terbaik yang ditawarkan dan didambakan mampu membawa perubahan kedepanya dan berlomba lomba untuk saling menunjukan kecakapanya dalam memimpin ide, konsep dan gagasan.

Anggi Fauji Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya. Kamis, (8/4/21) kepada faktahukum.co.id menyampaikan, kritik dan auto kritik saya untuk KNPI Kota Sukabumi yang akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pada tgl 21 april yang akan datang.

“Kita berharap para kompetitor yang akan bertarung mampu menuangkan ide dan gagasannya untuk kemajuan pemuda di Indonesia khususnya di kota Sukabumi,” kata Anggi.

Perlu kita sadari ke depan peran pemuda sangat berperan penting dan akan menentukan posisi bangsa ini akan dibawa kemana oleh pemuda, terlebih tantangan kita ke depan ini akan lebih sulit.

Pemuda khususnya harus mampu menjawab tantangan zaman, karena kita ketahui sudah masuk pada era digitalisasi dimana semua aktifitas akan bergeser ke tekhnologi dan juga kita bangsa Indonesia akan memasuki era bonus demogragi dimana usia produktif pemuda akan lebih banyak dari pada kelompok yang tidak produktif (tua/senior).

“Tentunya ini menjadi tantangan untuk pemuda kedepan apalagi kita akan masuk lagi pada era Yout Goverment pemerintahan pemuda, ini merupakan tantangan bagi pemuda yang harus mampu dilalui, oleh karena itu KNPI perlu kembali pada Khitohnya untuk menyongsong agenda revolusi pemuda yang akan kita lalui,” tuturnya.

Lebih lanjut, Anggi menjelaskan, seperti kita ketahui bersama bahwa awal mula berdirinya KNPI ini di prakarsai oleh kelompok Cipayung yang mana pada saat itu pemuda yang terhimpun di organisasi kemahasiswaan sepakat untuk membuat wadah tempat berhimpun dan berkumpulnya pemuda.

Harapan awal KNPI ini berdiri bisa menjadi laboratorium pemuda yang mampu menghasilkan pemuda progresif dan revolusioner, tentunya menghasilkan ide-ide, konsef dan gagasan untuk kemajuan bangsa yang kita cintai ini NKRI.

Akan tetapi, kata dia, kita sebagai pemuda mempertanyakan dimana posisi KNPI hari ini perlu ada sikap yang jelas mau mengakomodir kepentingan pemuda atau kepentingan pemerintah?

Harusnya KNPI bisa menjadi penyambung lidah pemuda. KNPI ini jangan sampai hanya dijadikan sebagai alat politik semata segelintir oknum yang ingin berkuasa dan mendompleng popularitas semata untuk individu.

“Kembalikan KNPI pada khitoh nya sebagai organisasi tempat pemuda berhimpun dan berkumpul akan tetapi bukan dwi tunggal organisasi kepemudaan,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Anggi, KNPI di era sekarang harus mampu menjawab tantangan zaman dan menghilangkan paham lama serta harus menjadi semangat baru pemuda yang tentunya dengan konsep baru yang visioner.

Melihat fenomena hari ini yang terjadi dalam organisasi tempat pemuda berkumpul dan berhimpun yaitu KNPI seperti kehilangan marwah dan tidak mencerminkan spirit pemuda yang kita kenal sebagai kelompok produktif yang mempunyai ciri khas, yaitu ide dan gagasan nya yang progresif dan revolusioner untuk perubahan dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Semangat itu sudah tidak pernah nampak dari organisasi KNPI sebagai tempat pemuda berhimpun dan berkumpul, ada apa dengan organisasi kepemudaan KNPI?,” tanya Anggi.

Seperti kita ketahui bersama, dalam menyambut Musda KNPI kota Sukabumi yang akan datang.

“Saat ini kita sudah ditawarkan beberapa pemuda terbaik yang akan meramaikan KNPI yaitu ada tiga calon yang akan bertarung utuk maju di Musda KNPI, diantaranya, Gilang Gusmana, Nurul Jaman Hadi (H Aun), Muhamad Sayyd Agil,” tutup Anggi kepada faktahukum.co.id.

Penulis: Ichsan Pribadi. Editor: Ade’M.