Beranda HUKRIM Jefri Tambayong, Ketum GMDM : Laksanakan Cepat Hukuman Mati Terhadap Bandar Narkoba

Jefri Tambayong, Ketum GMDM : Laksanakan Cepat Hukuman Mati Terhadap Bandar Narkoba

1054
0
BERBAGI
Ilustrasi. (foto: ist)

Jakarta, (faktahukum.co.id) – Penangkapan penyelundup narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 3 ton pada Rabu (7/2) silam oleh TNI AL yang bekerjasama dengan BNN di perairan Selat Philip perbatasan Singapura dan Batam itu adalah salah satu bentuk memberantas jaringan peredaran narkoba internasional.

Jefri Tambayong

Ketua Umum Gerakan Mencegah Dari Pada Mengobati (GMDM) yang dibawah komando Jefri Tambayong ini tak henti-hentinya memberikan sosialisai penuh kepada masyarakat bahwa betapa bahayanya narkoba untuk para generasi muda bangsa Indonesia.

“Kami mengapresiasi kepada TNI AL dan BNN yang telah menyelamatkan generasi bangsa dengan mengagalkan pemasok Sabu-sabu,” ujar jefri, Rabu, (14/02/2018) di jakarta.

Lebih lanjut Jefri mengungkapkan bahwa para pengedar besar narkotika yang sudah diputus hukuman mati, jangan sampai ditunda tunda dan secepatnya eksekusi mati bagi Pengedar bandar besar.

Saat disingung, soal banyaknya pengedar narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga permasyarakatan (Lapas), menurutnya ini harus disikapi serius oleh pemerintah baik Kementerian Hukum dan Ham dan tentunya jangan sampai terkesan tutup mata dan dibiarkan saja. “Harus ada ketegasan seperti hp tidak boleh dibawa masuk ke dalam lapas, adanya kerjasama BNN, TNI dan Polri di dalam lapas untuk pengawasan dan penjagaan. Kalau tidak diterapkan seperti ini tentunya akan menjadi surga bagi pengedar Bandar narkoba,” ujarnya.

Mengenai hal untuk memutus mata rantai jaringan narkoba, tentunya perlu ketegasan dari penegak hukum, dan bagi para pengguna narkoba harus dapat di rehabilitasi dan untuk pengedar harus di hukum.

“Revisi undang-undang narkotika tentunya harus jelas agar jelas untuk jenis kategori pengguna, bandar, pencandu yang di rehabilitasi saperti apa saja, jangan hanya mengacu kepada peraturan bersama,” tandas Jefri.

Pergantian Kepala BNN, Komjen Budi Waseso (Buwas) yang akan memasuki masa pensiun tentunya ada beberapa calon kandidat yang akan masuk sebagai pengantinya. “Saya selaku Ketua Umum Gmdm mengharapkan kepada Presiden Jokowi agar penggantinya adalah orang yang benar-benar pengalaman di BNN yaitu sosok Arman Depari. Ia adalah orang tegas, humanis serta ia sudah banyak memberantas terhadap Bandar narkoba,” pungkasnya. (Bud)