Home NASIONAL Inilah Ruh yang Melekat Dalam Tubuh Lembaga Aliansi Indonesia

Inilah Ruh yang Melekat Dalam Tubuh Lembaga Aliansi Indonesia

193
0
SHARE

Jakarta (faktahukum.co.id) – Naksud dan tujuan berdirinya Lembaga Aliansi Indonesia (L.A.I) yang merupakan salah Satu Lembaga Tinggi Negara ini adalah bersama TNI, POLRI, Pengusaha, dan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia “STOP & CEGAH” KKN dan Pungutan Liar dalam usaha untuk menyelamatkan Aset Negara dan menjaga keutuhan NKRI dengan aktif perangi Narkoba dan Terorisme.

Seperti diungkapkan Ketua Umum Lembaga tersebut usai penandatanganan Mou kesepahaman bersama YKIJ (Yayasan Kerja Indonesia Jaya), Kemarin, 10/10/19, di kantor DPP Jakarta, sebagai kado paling berharga bagi H.Djoni Lubis pada Hari Jadinya yang ke 63 saat itu.

“Point penting dalam Mou antara YKIJ bersama L.A.I adalah kesepahaman dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat atau infrastruktur yang masih belum tersentuh melalui program pemerintah, seperti penyaluran bantuan kelayakan hidup kepada warga miskin diluar penggunaan Anggaran Negara, sebagai bentuk Aplikasi nyata Sila ke-5 Pancasilia dalam perwujudtan Keadipan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dapat terwujud nyata seperti harapan kita semua,” kata H. Djoni Lubis kepada wartawan.

RUH DALAM TUBUH L.A.I
Terpisah, Suparno selaku Koordinator Kehumasan dalam agenda Pemantapan dan Pembekalan tentang LAI mengatakan,”Terkait Ruh atau Jiwa yang melekat pada tubuh Lembaga tersebut karena sudah tertuang dalam berita negara RI nomor 16 tahun 2017, tentang L.A.I atas legalitasnya,” paparnya.

Ia menambahkan, “Hal itu telah dituangkanya L.A.I dalam tambahkan berita negara RI No.94 tahun 2017 tentang Badan Penelitian Aset Negara BPAN pasal 6 point’ 6 dan 7 untuk melaksanakan tugas dalam pengawasan terhadap penyelengara Negara dan Daerah yang bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme,” terangnya.

Ia menegaskan,”Karena L.A.I (Lembaga Aliansi Indonesia) tersebut merupakan lembaga tinggi rakyat yang sifatnya independen, maka sesuai tugasnya dalam STOP dan Cegah KKN melalui Dept. BPAN (Badan Penelitian Aset Negara) akan melaksanakan sesuai dengan amanah yang sudah mengaturnya tersebut,” tegas Suparno.

Maka dari itu , tambah Parno, “BPAN dalam menjalankan tugasnya di lapangan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran tidak boleh mendapatkan intervensi dari kepentingan manapun,” pungkas Koordinator Kehumasan DPP dalam paparan pembekalan dan pemantapan yang di hadiri jajaran struktural maupun anggota Lembaga tersebut dari Sabang sampai Meraoke pada waktu itu.

APRESIASI DPAC REMBANG
Melalui Syaiful Mujab, selaku Sekertaris DPAC Rembang memberikan apresiasi positif atas kegiatan pembekalan dan pemantapan kepada seluruh warga LAI.

“Kami mengharapkan petunjuk dari pembina dan para senior, serta tetap menjaga sinergitas dalam menjalankan amanah bagi kepentinhan Rakyat dan Negara,” pungkas Syaiful Mujab.

Penulis: Sugito Editor: Adunk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here