Home EKONOMI Harga Cabai dan Komuditas Lain di Pasar Tradisional Rembang Meroket

Harga Cabai dan Komuditas Lain di Pasar Tradisional Rembang Meroket

210
0
SHARE

Rembang (faktahukum.co.id) – Seperti kita ketahui bersama bahwa, kenaikan komuditas harga barang di pasar tradisional rembang sangat sangat melonjak ,seperti kenaikan harga barang kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) yang terjadi pada saat sebelum dan sesudah moment Hari Besar Idul Fitri 1440 beberapa waktu lalu.

Namun sampai dengan hari ini ternyata diatara kenaikan harga komuditas tersebut tidak kembali normal seperti sebelumnya bahkan semakin meroket, dan berdampak pada penurunan Omzet para pedagang,

Seperti pengakuan Ebit Sutiarno, salah satu pedangang cabai yang mengaku sudah sejak tahun 2014 berjualan Cabai dan rempah lain di Pasar Induk Kabupaten Rembang kepada Fakta Hukum, terkait mahalnya harga Cabai sampai dengan berita ini diterbitkan, kemarin (26/6/19).

Ebit Sutiarno membenarkan, bahwa kenaikan harga cabai yang dijualnya tersebut sudah terjadi sejak H-7 sebelum Lebaran Idul Fitri 1440 beberapa waktu lalu, dan hingga saat ini harga tersebut belum mengalami penurunan, malah terus mengalami kenaikan setiap harinya, tutur salah Satu pedagang yang mengaku sudah selama 5 Tahun berjualan sayuran dan rempah-rempah di dalam pesar tersebut

Lanjut Ebit,bahwa kenaikan harga Cabai yg terjadi cukup lama tersebut sebenarnya merugikan pedagang, selain membuat pembeli mengurangi jumlah pembelian yang mempengaruhi penurunan Omzet penjualan, resiko penyusutan timbangan atas kering atau rusak atas pembusukan karena tidak segera habis terjual yang resikonya susut sekira Rp.5000/ karung, dan ketika harga cabai malah hingga saat ini, dirinya harus membayar resikonya tersebut sekira Rp.20.000/ karungnya, jelas merugikan pedagang,”tutur.

Ditempat terpisah, Denih H, selaku pengelola Pasar Tradisional tersebut kepada awak media juga membenarkan bahwa kenaikan harga komuditas cabai hingga saat ini belum terlihat penurunanya sama sekali, berikut komuditas pantauan harga di pasar induk Kabupaten Rembang pada hari ini yang sering mengalami kenaikan dan penurunan yang diataranya:

(1). Cabai jenis Teropong Rp. 40.000/ Kg menjadi Rp. 50.000/Kg,
(2). Cabai jenis Rawit Kuning Rp.20.000/Kg, tidak ada peningkatan,
(3). Cabai Rawit Merah Rp. 25.000/Kg, menjadi Rp.35.000/Kg,
(4). Cabai Merah Besar Rp.40.000/Kg menjadi Rp. 48.000/Kg,
(5). Cabai Kriting Hijau Rp.30.000, menjadi Rp.35.00/Kg,
(6). Telor Ayam Ras Rp.21.000, menjadi Rp.23.000,
(7).Ikan Bandeng Rp.25.000/Kg, menjadi Rp.20.000, ungkapnya.

Sebelum mengakhiri, pengelola Pasar Induk Kabupaten Rembang ini berharap dalam waktu dekat agar harga kebutuhan pokok bisa normal kembali, aga aktitas transaksi jual beli di pasar tradisional bisa berjalan lancar seperti biasa.

karena kenaikan harga tersebut bukan disebabkan oleh kurangnya stok barang, tetapi diduga karena spekulasi pengepul yang memilih lokasi jual dengan harga lebih tinggi yang menjadikan jenis komuditas kebutuhan barang tertentu yang harganya masih bertahan mahal hingga saat ini, pungkasnya.(Sugito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here