Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
NASIONAL

FajarPaper Distribusi 400 Paket Alat Tulis ke Panti Asuhan

×

FajarPaper Distribusi 400 Paket Alat Tulis ke Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP (Siam Cement Group Packaging) di Indonesia, berkomitmen meningkatkan kualitas dunia pendidikan melalui program kerja Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengirimkan sejumlah 400 paket ke panti asuhan.

Paket tersebut yang nantinya akan disalurkan ke beberapa tempat seperti Rumah Pintar Mahkota Kertamukti Cibitung, Rumah Singgah Mutiara, Rumah Singgah Pangkalan 4, Rumah Singgah Dinamika dan juga Rumah Singgah Sumur Batu di Bantar Gebang.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Belum lama ini FajarPaper juga memberikan bantuan 17.000 paket alat tulis ke 54 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bekasi.

Jefri D. Tambunan, selaku HRBP & Strategic Business General Manager mengatakan, “Hari ini FajarPaper melakukan distribusi 400 paket alat tulis kepada salah satu panti asuhan, dimana nantinya akan disalurkan kembali ke rumah singgah dan pintar di sekitar perusahaan.

BACA JUGA :   Kegiatan Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia Direspons Positif

“Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan Pendidikan di Indonesia bisa semakin maju,” tuturnya.

Selain itu, Veramilia Contesa Putri, selaku Koordinator Panti Yayasan Tunas Bangsa, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada FajarPaper atas bantuan yang di berikan.

“Terima kasih untuk bantuan alat tulis yang diberikan kepada kami, Semoga FajarPaper sukses selalu, Indonesia Hebat!!!,” ucapnya.

Naufal, salah satu anak panti juga mengatakan rasa terima kasih atas kepeduliannya FajarPaper kepada anak panti, “Terima kasih FajarPaper untuk bantuan alat tulisnya, semoga FajarPaper tambah sukses, jaya, dan diberkati. Amin Gbu,” paparnya.

Indra Permana, Tim CSR FajarPaper mengatakan dirinya selaku team CSR FajarPaper berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak yang membutuhkan khususnya untuk kegiatan sekolah mereka, dimana dengan bantuan alat tulis ini mereka dapat mempunyai peralatan alat tulis yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar anak-anak baik di panti maupun di sekolah.”

BACA JUGA :   Rapim Polri 2020, Polres Kapuas Hulu Terima Predikat 1 Indeks Tata Kelola Tipe Polres Perbatasan

FajarPaper yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan maupun lingkungan.

Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper juga memiliki program renovasi sekolah dan donasi alat tulis.

Sementara, dalam membantu penanganan wabah Covid-19, FajarPaper mendonasikan 1 unit kendaraan mobile lab PCR KIT kepada BNPB, berkolaborasi dengan KBRI Singapura dan Diaspora Indonesia di Singapura dengan mendonasikan 12 unit Oxygen Generator yang tersebar di RSUD di perkotaan sampai ke pelosok daerah dan mendonasikan 35.000 paket sembako kepada masyarakat melalui berbagai instansi.

Tentang FajarPaper

PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) adalah produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia.

BACA JUGA :   Sekda Kota Bekasi Hadiri Rapat Koordinasi Bantuan Keuangan Provinsi DKI Jakarta

Didirikan pertama kali sebagai perseroan terbatas pada tanggal 29 Februari 1988, kemudian status perusahaan berubah menjadi perusahaan terbuka setelah terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 19 Desember 1994 (FASW.JK).

FajarPaper juga tergabung dalam naungan SCGP sejak SCGP Solutions (Singapore) Pte. Ltd. mengakuisisi 55% Kepemilikan Saham Perseroan sejak tahun 2019. FajarPaper memiliki kapasitas produksi gabungan terpasang lebih dari 1,5 juta ton per tahun.

FajarPaper adalah perusahaan masa depan, terutama dalam hal cara berpikir ke depan yang diterapkan dalam menjalankan usahanya, yaitu melalui konservasi energi dan lingkungan di sekitar perusahaan berada.

Setiap produk yang dihasilkan berasal dari 100% kertas daur ulang dan semua kebutuhan energi untuk mesin-mesin kertas dapat dipenuhi sendiri melalui pembangkit listrik yang dimiliki Perseroan. (H. Bonding)

Faktahukum on Google News