Beranda RAGAM DAERAH Empat dari 10 PDP di Barut Terkonfirmasi Negatif, ODP 27 dan Positif ...

Empat dari 10 PDP di Barut Terkonfirmasi Negatif, ODP 27 dan Positif  Covid-19 Nol

259
0
BERBAGI

Muara Teweh. Kalteng (faktahukum.co.id) – 
Kasus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Barito Utara (Barut) hingga Selasa (7/4/20) sebanyak 27 orang yang tersebar di Kelurahan dan desa di wilayah Kabupaten ini, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya berjumlah 10 orang menurun jadi 6 orang karena 4 orang terkonfirmasi negatif Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barut H Siswandoyo saat konferensi pers di aula Setda lantai 2 yang dihadiri Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda H Jainal Abidin, asisten sekda bidang pemerintahan H Masdulhaq, dan Kadis Kominfosandi M Iman Topik, Selasa (7/4/2020) pagi.

Menurut jubir Covid-19 Kabupaten Barito Utara, H Siswandoyo, 27 orang yang ODP yang tersebar disejumlah Kecamatan, diantaranya KecamatanTeweh Tengah 19 orang, Kecamatan Teweh Selatan 3 orang, Kecamatan Teweh Baru 3 orang, dan Kecamatan Lahei Barat 2 orang.

Sedangkan PDP berjumlah 10 orang yang tersebar pada 2 kecamatan yakni Kecamatan Teweh Tengah 6 orang dan Kecamatan Teweh Baru 4 orang. Dan yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 Nol.

“Untuk total kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang sebelumnya pada Senin pagi berjumlah 7 orang bertambah menjadi 10 orang. Ada penambahan tiga orang dari Kluster Gowa yang kemaren dilakukan pemeriksaan. Namun kabar gembira dari PDP ini, dari 10 orang tersebut yang dinyatakan negatif sudah 4 orang, jadi tersisa enam orang, dan masih menunggu konfirmasi terkait dengan pemeriksaan lebih lanjut,” kata H Siswandoyo.

Dikatakannya, untuk tiga orang PDP kluster dari Gowa Sulawesi Selatan yang dikirim tadi malam, sekarang dalam keadaan stabil.

“Sebelumnya, mereka ini juga kita minta datang ke Puskesmas dan RSUD, kita adakan pemeriksaan secara fisik, semua sebenarnya sehat secara fisik,” kata dia.

Jadi katanya tidak timbul gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19 ini, ia tidak demam, tidak batuk dan juga tidak sesak nafas. Hanya saja berdasarkan informasi dari Kabupaten lain, kluster Gowa ini patut di waspadai, akhirnya pada Senin (6/4) kemarin kita undang mereka untuk dilakukan pemeriksaan di RSUD.

Dan hasilnya mungkin sudah dirilis oleh bapak Bupati Barito Utara tadi malam, bahwa ada sebanyak tiga orang dari klaster tersebut dinyatakan reaktif. Dan kita belum bisa menyatakan itu positif karena sesuai dengan protokol kesehatan, pemeriksaan yang di anut sekarang adalah PCR (Polymerase Chain Reaction).

“Akhirnya yang tiga orang klaster Gowa itu kita rujuk ke Rumah Sakit Doris Sylfanus Palangka Raya. Alhamduililah sebenarnya keadaan pasien PDP itu stabil, istilahnya tidak demam, tidak sesak nafas dan juga tidak batuk-batuk. Jadi yang menyulitkan kita untuk mendeteksinya adalah saat orang yang terkena Covid-19 ini tidak menunjukkan gejala-gejala yang khas,” imbuhnya.

Penulis : @lie    Editor : Adunk