Home KESEHATAN Efektifitas Kegiatan POSPINDU Dalam Deteksi Awal Resiko PTM

Efektifitas Kegiatan POSPINDU Dalam Deteksi Awal Resiko PTM

110
0
SHARE

Rembang,(faktahukum.co.id) – Kurangnya pengetahuan dan pemahaman dari masyarakat atas tingginya resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) karena infeksi kuman yang masuk dalam kategori penyakit kronis degeneratif.

Penyakit jantung, diabetes militus (DM), kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak kekerasan yang jumlahnya dari tahun ke-tahun selalu mengalami peningkatan,sehingga perlu adanya langkah dan perhatian khusus dari semua element masyarakat dan stake holder. Selasa (29/10/19).

Melalui Kasi.PTM & Kesehatan Jiwa, menuturkan bahwa terbukti dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) berskala Nasional yang dilaksanakan secara berkala oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI, menyebutkan resiko kematian penyandang PTM sebanyak 41,7% pada tahun 1995 lalu, angkanya meningkat menjadi 59,5 pada tahun 2007.

Sehingga perlua adanya penanganan secara khusus dalam penangananya, agar angka tersebut bisa menurun pada tahun selanjutnya,”tegas Muslikah.

“Sehingga, sesuai petunjuk dari pemerintah pusat dengan pembentukan POSBINDU (pos pembinaan terpadu) di tiap desa dengan tujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan menemukan indikator PTM sejak dini dengan sasaran utamanya adalah kelompok masyarakat sehat, beresiko, dan penyandang PTM.

Tempat terpisah ,salah Satu warga dari desa Logede, Sumber, Rembang -Jateng yang berjarak sekitar 7 Km dari Puskesmas Kecamatan Sumber tersebut mengaku bahwa setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Kecamatan, diketahui kadar gula dalam darahnya tergolong tinggi  sekitar 221, kini menurun menjadi 102 dan harus melakukan cek up secara berkala.

Diakuinya, bahwa sebelum divonis sebagai penyandang PTM dengan indikasi Kadar Gula Darah (DM) tinggi (red.221) yang tanpa disadarai sebelumnya ia  merasa sudah tertolong atas keberadaan POSBINDU di tempat tinggalnya, “ucapanya.

Penulis : Sugito.  Editor : Syamhunter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here