Beranda RAGAM DAERAH Eceng Gondok dan Tumpukan Sampah Penuhi Kali Kedung Jaya

Eceng Gondok dan Tumpukan Sampah Penuhi Kali Kedung Jaya

122
0
BERBAGI

Bekasi – Hamparan tumbuhan liar eceng gondok memenuhi aliran kali tepatnya di Desa Kedung Jaya, Rt 007 Rw 004 Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Selain tumbuhan eceng gondok, limbah sampah pun bertumpuk di kali tersebut.

Dari pantauan faktahukum.co.id, Jum’at (25/11/2022), terlihat benar adanya air di Kali Kedung Jaya nyaris tidak terlihat karena tertutupi Eceng Gondok dan Sampah.

Ketinggian Eceng Gondok hampir sama dengan bantaran kali, sampai terhampar sepanjang 1 kilometer. Selain itu juga banyak berbagai jenis sampah yang menumpuk dari sampah plastik, styrofoam, hingga kayu.

Air kali pun tampak terlihat berwarna cokelat kehitaman sehingga menimbulkan bau tak sedap dan banyak nyamuk. Hingga warga khawatir hal ini berdampak pada penyakit seperti demam berdarah.

Abdullah salah satu warga yang tinggal di sekitaran kali mengatakan, banyaknya eceng gondok di hamparan kali sampai merambat ke depan rumahnya. Selain eceng gondok, sampah pun banyak yang menumpuk hingga menimbulkan bau tak sedap.

“Iya banyak banget ini eceng gondok di depan rumah (saya), belom lagi sampahnya. Apa lgi kalo malem nyamuknya ga ketahan, saya juga khawatir timbul penyakit DBD, belom lagi bau akibat sampah ngendap di kali,” ujar Abdullah, warga sekitar.

Sekian itu, Erik warga lainnya juga mengatakan, penumpukan eceng gondok ini sudah dari tahun lalu. Ia mengklaim bukan hanya warga Desa Kedung Jaya yang membuang sampah di kali, ada juga warga dari luar desa.

“Sampah kiriman juga ini, bukan cuma warga sini aja yang buang ke kali. Sampah kiriman juga pada ngalir kesini,” Kata Erik.

Sementara itu Pemerintah Desa Kedung Jaya H.Saipuddin Jufri selaku Sekdes saat di konfirmasi via telpon mengatakan, pihaknya sudah mencoba berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup.

Pihaknya hanya sanggup memberi armada untuk pengangkutan sampah, namun pemerintah desa kesulitan untuk alat berat pengeruk sampah kali tersebut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak LH dan dia hanya bisa memberikan armada pengangkut sampah saja, namun kita terkendala di alat berat. Saya juga sudah mengajukan proposal ke Dinas SDA, namun belum ada tanggapan,” ujar Saipuddin Sekdes Kedung Jaya saat dihubungi via selulernya oleh media faktahukum.co.id.

Selain itu, pemerintah desa sebelumnya sudah berupaya melakukan pengangkatan sebagian dibantu oleh warga dan pihak PT Pertamina. namun karena sampah dan Eceng Gondok yang begitu banyak, upaya tersebut tidak efektif.

Pemdes juga berharap Dinas terkait segera merespon proposal yang di butuhkan seperti alat berat. terkait normalisasi kali tersebut agar aliran kali Kedung Jaya kembali normal dan terlihat bersih.

( Danu )