Beranda RAGAM DAERAH Dugaan Korupsi RSUD Chasan Boesoerie, Kejati Malut Temukan Penyelewengan Anggaran

Dugaan Korupsi RSUD Chasan Boesoerie, Kejati Malut Temukan Penyelewengan Anggaran

81
0
BERBAGI

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara tidak main-main menyikapi perkembangan penanganan laporan pengaduan dugaan indikasi pemotongan dan penggelapan dana tunjangan kinerja/tambahan pengahasilan Pegawai dan Insentif Jasa medik di RSUD CHASAN BOESOERIE.

Berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejakasaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara Nomor : PRIN-0PS – 602/Q.2/ Dek.1/08/2022 tanggal 22 Agustus 2022.

Tentang dugaan indikasi pemotongan dan penggelapan dana tunjangan kinerja/tambahan pengahasilan Pegawai dan Insentif Jasa medik pegawai RSUD Chasan Boesoerie Maluku Utara.

Sebagaimana laporan LSM (red) Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Propinsi Maluku Utara (LPP- TIPIKOR) dengan Surat laporan Nomor A.1/ 877/LPP- Tipikor /MU/VIII/22 Tanggal 5 Agustus 2022.

Bahwa terhadap pengaduan tersebut sudah ditindak lanjuti melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkopeten, sebanyak kurang lebih 13 orang.

Serta telah dilakukan koordinasi dengan Inspektorat, sehingga diperole beberapa data serta Documen yang dipandang perlu dalam permasalahan tersebut.

Sehingga tim menyimpulkan sebagai berikut :
1. Terkait dengan kelebihan pembayaran atas tambahan penghasilan Direktur RSUD sebesar Rp. 297.500.000,-

Atas temuan tersebut, telah melakukan penyetoran ke kas daerah melalui Bank BPD Maluku Utara dengan Nomor Rekening 0601024007 milik pemerintah.

Tanggal 15 November 2022 sebesar Rp 50.000.000,- dan di tanggal 19 Desember 2022 masih direkening yang sama sebesar Rp 247.500.000,-

Dari hasil operasi intelejen (puldata /pulbaket) yang dilakukan oleh khusus bidang intelejen serta hasil koordinasi dengan inspektorat Provinsi Maluku Utara yang melakukan Audit dengan tujuan tertentu.

Ditemukan beberapa hal yang perlu ditelusuri lebih dalam melalui penyelidikan pada bidang Pidana Khusus, di karenakan terindikasi adanya kerugian keungan Negara /Daerah yang dikelola RSUD Chasan Basoerie .

Menurut Ricard Sinaga SH, MH selaku bidang humas di Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara melalui via selulernya menjelaskan, tidak main-main dalam penanganannya. (Hp/Tim)