Beranda RAGAM DAERAH Dugaan Ada Pungli, Pengelola Pasar Gurem Biarkan Macet Panjang

Dugaan Ada Pungli, Pengelola Pasar Gurem Biarkan Macet Panjang

690
0
BERBAGI

Pamekasan, (faktahukum.co.id) – Kemacetan panjang yang diakibatkan para pedagang kaki lima yang menggelar barang dagangannya di pinggir jalan seakan sudah menjadi pemandangan umum bagi masyarakat yang melintas dilokasi tersebut.

Hal ini seperti terjadi di Jl. Teja Desa Laden, Kabupaten Pamekasan, yang dipenuhi oleh pedagang kaki lima Pasar Gurem. Kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus rela mengantri panjang sehingga mengakibatkan kemacetan yang panjang.

Lemahnya penertiban di pasar itu sehingga kerap mendapat keluhan dari masayarakat yang melintasi daerah itu. Anehnya, pihak pengelola pasar Gurem seakan merestui dan memperbolehkan para pedagang untuk berjualan di luar area pasar yang sudah jelas mengganggu ketertiban umum pengguna jalan.

Tumpahnya para pedagang kaki lima di depan pasar Gurem itu bukan karena lokasi tempat berjualan di dalam pasar sudah penuh, justru tempat berjualan di dalam area pasar masih terlihat banyak yang kosong. Menurut salah seorang pedagang kaki lima, ia sudah membayar kepada petugas pasar untuk berjualan.

Pembiaran terhadap para pedagang kaki lima yang mengakibatkan terganggunya masyarakat penggunan jalan dengan kemacetan yang panjang ini, diduga adanya Pungutan liar yang dilakukan oleh oknum penertiban pasar, sehingga tidak ada penertiban secara tegas dari pihak pengelola pasar.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas Perindag Kabupaten Pamekasan, Sat Pol PP, belum ada tindakan yang tegas terhadap penertiban itu. padahal, masayarakat sudah pernah mengadukan hal ini kepada Dinas Perindag. (Ali S)