Beranda HUKRIM Dua Oknum Pegawai Puskesmas Ketapang dan Jati Agung Jalani Sidang Perzinahan

Dua Oknum Pegawai Puskesmas Ketapang dan Jati Agung Jalani Sidang Perzinahan

838
0
BERBAGI
Dua mantan pegawai Puskesmas Ketapang, dan Puskesmas Jati Agung (depan), Lampung Selatan jalani sidang perzinahan, Senin (13/11/2017).

Lampung, (FHI) – Terdakwa dua mantan pegawai Puskesmas Ketapang, dan Puskesmas Jati Agung, Lampung Selatan menjalani sidang perdana terkait perzinahan di Pengadilan Negeri, Tanjungkarang, Bandar Lampung, pada Senin (13/11/2017).

Dua mantan pegawai Puskesmas itu bernama Rizwan Efendi (35) yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Ketapang dan Perwita Sari (35) yang menjabat sebagai Penyuluh Kesehatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Para terdakwa terbukti bersalah dan didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan Pasal 284 ayat (1) ke-2 huruf a KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Diketahui, kejadian berawal pada bulan Desember 2016 saat terdakwa Perwita Sari janjian untuk bertemu dengan terdakwa Rizwan Efendi di Rumah Sakit Imanuel, Bandarlampung. Setelah itu keduanya setuju datang dan mencari tempat ngobrol di rumah makan padang. Namun dikarenakan tidak enak jika terlihat orang yang dikenal sehingga terdakwa Rizwan mengajak terdakwa Perwita Sari ke Hotel Gemini.

“Sesampai disana kedua terdakwa langsung masuk ke kamar nomor 10 dengan membayar uang sebesar Rp200 ribu yang dibayarkan oleh terdakwa Perwita Sari. Setelah di kamar keduanya mengobrol dengan posisi kepala twrdakwa Perwita Sari duduk di bagian laha terdakwa Rizwan. Tak lama kemudian mereka berdua terangsang sehingga melakukan perbuatan tersebut,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Patar Daniel.

JPU menambahkan, pada bulan Maret 2017 keduanya kembali bertemu di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Terdakwa Rizwan datang menjemput wrdakwa Perwita di Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan kemudian mereka menuju ke Hotel Gemini nomor 11. “Sesampainya di dalam kamar kedua terdakwa kembali melakukan persetubuhan,” jelasnya.

Dan setelah itu, pada hari Jum’at tanggal 30 Juni 2017, terdakwa Perwita menjenguk ayah terdakwa Rizwan yang sedang dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Kemudian keduanya kembali sepakat untuk pergi ke Hotel Gemini kamar nomor 10.

“Sesampainya di dalam kamar hotel, kedua terdakwa daling berpelukan diatas tempat tidur dan saat itu kedua terdakwa sudah dalam kondisi tidak berbusana. Setelah mereka berada di kamar, pintu kamar hotel didobrak oleh saksi Rahmad Kurniawan yang merupakan suami dari terdakwa Perwita dan mereka dibawa ke Mapolresta Bandarlampung,” ungkapnya. (gri)